Lagi, 5 Siswa SMK Kehutanan Asal Timor Leste Berhasil Lulus

oleh -61 kali dilihat
Lagi, 5 Siswa SMK Kehutanan asal Timor Leste Berhasil Lulus
Lagi, 5 Siswa SMK Kehutanan asal Timor Leste Berhasil Lulus-foto/KLHK

Klikhijau.com – Sekitar jam 10 pagi di hari Sabtu, 26 Juni 2021. Lima orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan Negeri Samarinda tiba di negaranya, Timor Leste.

Saat tiba, sesuai protokol kesehatan pandemi Covid-19 di negaranya, kelimanya  dijemput tim medis. Kemudian merekah akan menjalani karantina selama kurang lebih 14 hari di sekitar kantor imigrasi Timor Leste di perbatasan negara.

Kelima siswa tersebut telah dinyatakan lulus. Sebagai bentuk tanggung jawab dari sekolah tempatnya menuntut ilmu selama ini. Pihak SMK Kehutanan Negeri Samarinda mengantar mereka  untuk kembali ke negara asalnya, pada Kamis, 24 Juni 2021 lalu.

Para rimbawan muda asal Timor Leste itu telah dinyatakan lulus pendidikan menengah kejuruan kehutanan pada tanggal 17 Juni 2021 lalu.

KLIK INI:  Minyak Zaitun dan 5 Rahasia Menakjubkan yang Wajib Diketahui!

Kelulusan mereka ditandai dengan Surat Keterangan Lulus yang diterbitkan pihak sekolah, sementara untuk Ijazah kelulusannya langsung dari Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Ijazahnya a akan terbit pada awal Agustus mendatang dan akan disampaikan melalui jalur diplomatik.

Untuk kepulangan ke Timor Leste, para lulusan ini menempuh perjalanan darat dan udara selama dua hari.

Perjalanan mereka di mulai dari Samarinda menuju Balikpapan kemudian terbang ke Jakarta. Dari Jakarta kemudian dilanjutkan penerbangan menuju Kupang.

Dari Kupang perjalanan kelimanya kemudian dilanjutkan melalui jalur darat pada tanggal 25 Juni  2021 lalu. Perjalanan darat itu menuju Atambua. Mereka bermalam  bermalam di sana.

Pada hari Sabtu, 26 Juni 2021. Mereka melanjutkan perjalanan darat dengan pengantaran oleh Konsulat Timor Leste di Atambua menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Motaain.

Dengan berbekal Surat Keterangan Lulus, dokumen keimigrasian yang masih berlaku, surat pengantar dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian LHK dan hasil test bebas COVID-19, para purna siswa ini tiba dengan selamat di wilayah Republik Demokratik Timor Leste.

KLIK INI:  KLHK Alokasikan Anggaran Hingga Rp 230 Miliar untuk Penanganan Covid-19
Kerjasama peningkatan SDM

Helmi Basalamah selaku Kepala BP2SDM Kementerian LHK mengatakan, penyelenggaraan pendidikan bagi siswa-siswi asal Timor Leste ini merupakan implementasi kerjasama teknis bidang peningkatan kapasitas SDM.

Kerjasama yang dimaksud, yakni antara BP2SDM Kementerian LHK dan Ditjen Kehutanan, Kopi dan Tanaman Industri (KKTI) Kementerian Pertanian dan Perikanan Republik Demokratik Timor Leste dalam program Beasiswa Pendidikan di SMK Kehutanan Negeri binaan Kementerian LHK.

“Kerjasama RI-RDTL di tingkat menteri dimulai dengan penandatanganan MoU pada 2015. Implementasi program beasiswa SMKK oleh BP2SDM dimulai sejak 2016. MoU tersebut saat ini telah diamandemen sejak Agustus 2020 dan berlaku selama 6 tahun sampai tahun 2027. Demikian pula halnya dengan program beasiswa ini akan dilanjutkan mengikuti masa berlaku MoU dengan kuota penerimaan siswa/i baru di 4 SMKKN yang berbeda sebanyak 5 (lima) orang setiap tahunnya,” ujar Helmi.

Angkatan ketiga

Rombongan kepulangan purna siswa SMK Kehutanan Negeri asal Timor Leste ini merupakan angkatan yang ketiga

Sebelumnya sebanyak sepuluh orang siswa yang tamat telah kembali ke negara Timor Leste. Lima orang purna siswa dari SMK Kehutanan Negeri Kadipaten dan lima orang purna siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru.

Sepuluh siswa asal Timor Leste telah kembali ke negara asalnya secara berturut-turut pada pertengan tahun 2019 dan 2020 lalu.

Hingga saat ini telah terdapat 15 rimbawan muda Timor Leste lulusan SMK Kehutanan Negeri di Indonesia yang kembali ke negaranya.

Mereka akan siap mendarmabaktikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan di Indonesia.

Ditjen KKTI berharap implementasi pemberian beasiswa SMKK kepada putra-putri Timor Leste akan terus berkelanjutan. Tujuannya untuk   pemenuhan kebutuhan SDM untuk meningkatkan pengelolaan hutan di Timor Leste.

Ditjen KKTI juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah RI khususnya BP2SDM Kementerian LHK serta para pihak yang telah membantu Timor Leste. Khususnya melalui pemberian beasiswa SMKK. Mulai dari penerimaan hingga proses kepulangan sejak dimulainya program beasiswa pada 2016.

Pemerintah Timor Leste melalui Ditjen KKTI telah menyiapkan posisi bagi purna siswa SMK Kehutanan Negeri sebagai pegawai/aparatur pemerintah di lingkungan Ditjen KKTI.

KLIK INI:  Moselo Gelar ‘Backyard Sale 2021’, Apresiasi Kualitas Karya Kreator Lokal