Putri Malu Besar, Banyak Manfaat tapi Menyimpan Ancaman Mengerikan

Klikhijau.com - Putri malu besar itu tumbuh di depan rumah Asar. Di atas pasir. Pasir yang didatangkan dari luar desa. Tumbuhan liar bernama ilmiah Mimosa pigra L itu ikut terangkut ke dalam pasir. Pa...

Putri Malu Besar, Banyak Manfaat tapi Menyimpan Ancaman Mengerikan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Putri malu besar itu tumbuh di depan rumah Asar. Di atas pasir. Pasir yang didatangkan dari luar desa. Tumbuhan liar bernama ilmiah Mimosa pigra L itu ikut terangkut ke dalam pasir. Pasir itu kemudian di simpan di depan rumah Asar.

Ketika pertama melihatnya, saya sedikit kaget. Karena tumbuhan putri malu besar, setahu saya tumbuhnya di daerah berhawa panas.

Tumbuhan ini banyak tumbuh di kota atau pinggiran Kota Bulukumba. Di Desa Kindang, putri malu besar yang tumbuh di depan rumah Asar itulah, jadi yang pertama saya temukan.

Meski begitu tumbuhan ini menyukai iklim tropis basah-kering. Ia dapat tumbuh di daerah  bercurah hujan tahunan 75 hingga 2250 mm dan suhu yang lebih tinggi.

[irp]

Tumbuhan ini juga mudah beradaptasi pada berbagai jenis tanah. Ia ditemukan dalam situasi lembap, missal dataran banjir dan tepi sungai.

Melihat tumbuhan itu tumbuh cukup subur dan banyak di atas pasir, saya jadi berharap semoga tidak menyebar hingga ke kebun warga.

Tumbuhan yang juga dikenal dengan nama Giant Mimosa. Menurut beberapa literatur spesies ini terdaftar dalam 100 spesies asing invasif terburuk di dunia dan terdaftar sebagai Least Concern dalam IUCN Red List of Threatened Species. Jadi, ia bisa menguasai lahan yang ditumbuhinya jika tidak segera diatasi.

Laman mdpi mengungkapkan, sifat invasif dari tumbuhan ini dipengaruhi oleh karakteristik riwayat hidupnya seperti reproduksi tinggi dan laju pertumbuhan tinggi, mutualisme yang kuat dengan rhizobia dan jamur mikoriza arbuskular, sangat sedikit musuh alami, dan alelopati, dan metabolit sekunder tertentu dapat berkontribusi terhadap sifat invasif dan naturalisasi tumbuhan ini.

Jika itu terjadi, tumbuhan asli di daerah ditumbuhinya akan terancam hilang alias punah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2