Waspadai Risiko Kematian Dini, Ini Takaran Aman Konsumsi Garam

Klikhijau.com – Garam merupakan salah satu bahan masakan yang penting untuk penambah rasa dari masakan. Makanan terasa hambar dan tidak enak jika tidak dibumbui garam. Keripik tempe terasa lebih gu...

Waspadai Risiko Kematian Dini, Ini Takaran Aman Konsumsi Garam
Bacakan Artikel

Namun, ada pula penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi garam idealnya antara 7,5 gram dan 12,5 gram per hari. Jika takaran garam kurang atau lebih, dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler dan kematian dini.

Hubungan garam dengan tingkat risiko penyakit

Orang mengeluarkan 90% garam yang dikonsumsi melalui urine. Hasil penelitian mengungkap bahwa cara terbaik untuk mengukur asupan garam adalah gold standard method.

Tim peneliti dari Queen Mary University of London menemukan bahwa menghitung asupan garam dari sampel metode spot urine measurements dapat mengubah hubungan linear antara asupan garam dan mortalitas.

Mereka menganalisis data dari Uji Coba Pencegahan Hipertensi, yang menggunakan gold standard method, untuk menilai asupan garam (beberapa pengukuran urine dalam 24 jam) pada hampir 3.000 orang dewasa dengan tekanan darah normal selama 18 bulan hingga empat tahun.

Jadi pesannya tetap jelas: mengurangi garam dapat menyelamatkan nyawa. Pengurangan asupan garam secara bertahap, seperti yang direkomendasikan oleh WHO, tetap merupakan pencapaian yang bisa dilaksanakan, terjangkau, efektif.

Bahkan pengurangan kecil dalam asupan garam akan memiliki manfaat besar pada kesehatan manusia.

Risiko terlalu banyak konsumsi garam

Di laman Merdeka.com, Febrianti Diah Kusumaningrum masalah kesehatan yang bisa terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi garam.

Garam memiliki potensi untuk meningkatkan tekanan darah dan berkontribusi pada peningkatan risiko stroke tanpa peduli pada usia.

Selain itu, risiko kanker perut juga bisa diderita. Mengonsumsi garam bisa merusak lapisan perut sehingga rentan terhadap bakteri helicobacter pylori dan meningkatkan risiko kanker perut.

Masih banyak lagi penyakit-penyakit yang disebabkan kelebihan mengonsumsi garam. Misalnya obesitas, gangguan ginjal, kembung, dan risiko osteoporosis.

Karena itu, batasi asupan garam agar terhindar dari penyakit. Ingat, membatasi bukan berarti mengonsumsi dengan takaran garam yang terlalu sedikit.

Jika terlalu sedikit, dapat menyebabkan gangguan mental, ketidakmampuan berkonsentrasi dan dalam kasus yang ekstrem bisa berakibat fatal mengalami hiponatremia.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2