Studi; Ratusan Ton Pestisida Meresap ke Sungai Setiap Tahun

Klikhijau.com – Dunia pertanian sepertinya tidak bisa lepas dari penggunaan pestisida. Padahal penggunaannya memiliki dampak buruk, baik bagi kesehatan maupun lingkungan. Saat  ini pestisida telah...

Studi; Ratusan Ton Pestisida Meresap ke Sungai Setiap Tahun
Bacakan Artikel

“Di atas kertas, 0,1 persen pencucian ke saluran air segar mungkin tidak terdengar banyak. Tetapi hanya dibutuhkan sedikit pestisida untuk memberikan dampak negatif terhadap lingkungan,” terang  Maggi.

Penelitian mengungkapkan bahwa 805 ton pestisida berakhir di sungai setiap tahunnya. Hal itu menyebabkan sekitar 8.078 mil sungai memiliki konsentrasi kimia yang lebih tinggi dari batas aman untuk beberapa invertebrata dan tanaman air.

“Kita harus segera menerapkan strategi manajemen berkelanjutan untuk mempromosikan pengurangan penggunaan pestisida berbahaya di lapangan dan menerapkan sistem untuk memantau penggunaannya secara efektif di bawah Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030,” kata Dr. Francesco Tubiello, ahli statistik lingkungan senior di Pangan PBB dan Organisasi Pertanian dan rekan penulis makalah tersebut.

[irp]

Ada kemungkinan mengurangi pestisida

Untuk penelitian ini, para ilmuwan menggunakan data geospasial yang tersedia untuk umum. Tetapi, karena analisis tersebut tidak mencakup semua pestisida, penulis studi tersebut mengatakan temuan mereka adalah perkiraan konservatif.

Studi ini tidak mempertimbangkan pestisida yang digunakan di ruang publik, tempat tinggal pribadi, akuakultur atau pestisida warisan berupa bahan kimia seperti DDT yang telah dilarang atau dihentikan karena risiko kesehatan. Dengan demikian risiko paparan bahan kimia bagi manusia dan ekosistem bisa lebih tinggi daripada temuan tersebut. menyarankan.

Maggi mengatakan adalah mungkin untuk mengurangi pestisida secara global sambil menjaga keamanan pangan selama toksisitas dan penggunaan pestisida dikurangi bekerja sama dengan produsen makanan. Karena berbagai pestisida yang sangat beracun dalam jumlah kecil pun menimbulkan risiko tinggi bagi beberapa organisme.

“Bukan hanya penggunaan pestisida yang penting,” kata Maggi, seperti yang dilaporkan Ecowath. “Yang penting adalah muatannya yaitu, massa yang diterapkan dan toksisitas dari masing-masing bahan aktif.”

Menurut Maggi, secara global, ada banyak ruang untuk meningkatkan efisiensi dan hasil sambil tetap mendukung pasokan pangan yang melimpah melalui teknologi baru dan praktik pengelolaan tanaman modern.

Maggi dan tim peneliti garis besar merekomendasi untuk mengurangi penggunaan pestisida pada dunia pertanian.

[irp]

Dari EcoWatch

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2