Seberapa Sering Anda Perlu Mengganti Media Tanam Pot?

Klikhijau.com – Mengganti media tanam pot adalah satu hal yang penting diperhatikan setiap waktu. Mengapa? Beberapa masalah pada tanaman hias indoor tak jarang disebabkan oleh media tanam. Herlina...

Seberapa Sering Anda Perlu Mengganti Media Tanam Pot?
Bacakan Artikel

Helen pun mengingatkan bahwa tidak mengubah campuran pot Anda dapat berdampak parah pada kesehatan tanaman Anda karena berkurangnya air, oksigen, dan nutrisi yang tersedia untuk akar.

"Pada tahap itu, campuran pot yang tanaman Anda hanya berfungsi sebagai jangkar untuk menahan tanaman tetap tegak, tidak ada yang lain," tambahnya.

Seberapa sering harus mengganti campuran media tanam?

Helen merekomendasikan tanaman direpoting ketika pupuk yang dimasukkan ke dalam campuran media tanam telah kedaluwarsa.

Dia menyarankan untuk mengawasi campuran pot dari waktu ke waktu. Hal itu karena nutrisi dalam media taman akan berkurang seiring waktu.

Jadi, bgitu campuran media tanam mulai mengering dalam pot dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman, segeralah mengganti media tanam pot Anda.

Dapatkah menggunakan kembali campuran pot lama?

Banyak yang bertanya-tanya, apakah apakah campuran media tanam pot yang lama atau yang telah dibongkar dari pot dapat digunakan kembali?

Buat kamu yang baru saja mengganti media tanam, jangan buru-buru membuangnya karena masih bisa digunakan kembali. Bagaimana caranya?

Helen merekomendasikan untuk memperpanjang umur campuran pot yang sudah habis dengan beberapa cara di bawah ini:


  • Mencampur beberapa serat kelapa segar dengan media tanam. "Ini akan mengembalikan sebagian dari struktur dan kemampuan menahan air," katanya.

  • Menambahkan pupuk segar atau memberikan nutrisi baru untuk pertumbuhan tanaman.

  • Menambahkan sedikit campuran pot baru dan segar.

  • Mencoba aditif seperti perlite atau pasir kasar yang lebih stabil, dan akan membuat oksigen dan infiltrasi air berjalan lebih lama.


Meski demikian, Helen mengatakan hal ini tidak dapat dilakukan selamanya dan campuran tersebut pada akhirnya harus diganti seluruhnya.
Cara membuat campuran pot baru bertahan lebih lama

Jika Anda memulai dengan campuran pot baru, Helen memiliki empat cara untuk membuatnya bertahan lama:

  • Beli campuran berkualitas premium. Ini akan memastikan bahwa campuran tersebut telah memenuhi standar kualitas minimum.

  • Gunakan jerami kacang atau kerikil untuk mulsa bagian atas pot Anda. Ini akan menghentikan air menguap dengan mudah, memperlambat campuran pot agar tidak mengering dan terdegradasi.

  • Jika Anda menggunakan pot berpori, seperti terakota, coba tutup dengan cat atau sealant. "Itu berarti paparan udara dan panas lebih sedikit dan itu akan bertahan lebih lama."

  • Untuk tanaman yang dapat dimakan dengan kebutuhan nutrisi yang lebih tinggi, Helen merekomendasikan untuk mengaplikasikan lapisan kompos ke permukaan sebagai top-up. "Kegiatan di kompos akan bekerja untuk memecah lapisan lilin dari hidrofobia."


Itulah panduan singkat mengenai seberapa sering media tanam campuran dalam pot harus diganti. Semoga bermanfaat!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2