Sampah-sampah di Kepala

Sampah-sampah di Kepala   di sepanjang jalan menuju matamu sampah-sampah berserakan tiga ekor bangkai tikus membusuk baunya menyerbu hidung jalan ke matamu tetiba sunyi aku memilih pul...

Sampah-sampah di Kepala
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

aku akan menaman di kuburanku sendiri, katamu
aku ingin burung-burung, serangga hidup dari makamku

aku menatap matamu.
rimbunan pepohonan tumbuh di sana

akarnya adalah napasmu

2023

Tagihan Listrik


 

jalan-jalan telah bersih
tak ada gulma
berganti semen cor

pohon trambessi berubah kayu bakar

sepanjang malam, tak ada suara jangkrik (lagi)
sepi menari-nari
gerah menabok-nabok

kipas angin terus berputar
kepala puyeng
tagihan listrik melompat-lompat girang

2023

Piring Kosong


 

selokan depan rumah mulai mengering
padahal hujan baru saja tiris

orang-orang memanggul cangkul ke ujung kampung
mencari air

sawah mengering
piring kosong melompong

2023

Bumi


 

aku baru saja tiba di pelukmu
tak ada lagi teduh

matamu berubah kemarau
pelukmu reranting patah
aahh, bumi

2023

Sawah Berwajah Sampah


 

lamasi terus saja mencangkuli sawahnya
seminggu ini ia tersenyum
hujan tiba
sawah tadah hujan bernapas

ia terus saja mencangkuli sawahnya
air datang dari selokan
membawa semua jenis sampah

lamasi tak menanami sawahnya dengan padi
sampah telah tertanam di sana
sangat subur

2023

Kopi Ayah


 

air dalam panci itu mengeruh
semalam, ketika hujan sejam saja
tebing di ujung kampung
berpindah ke sungai
ke mata air
ke mata pencaharian

ibu menyeduh air dari panci itu
menuang ke dalam gelas
memberinya gula putih
mengaduknya, meletakkan di atas meja

ayah tersenyum senang sekali
“ada kopi susu,” ujarnya sambil memegang gelas itu

2023

Begadangnya Burung-burung


 

burung-burung semalam begadang
beterbangan keliling kampung
separuhnya masuk ke rumah
…..ingin tidur…

0rang-orang berhamburan ke jalan
kaget
burung-burung terus beterbangan

sejak pohon beringin di ujung kampung itu di tebang
burung-burung mulai tak tidur

2023

Matamu dan Kopi Terakhir


 

aku baru saja tiba di rumahmu
segelas kopi kau sajikan di atas meja

seruputlah, pintamu

aku menatap matamu
hujan merintih-rintih di sana

kenapa, tanyaku

ini kopi terakhir, jawabmu

aku menatap kopi itu
kenapa, tanyaku

tak ada lagi pohon kopi di kampung ini, jawabku

air matamu tertuang ke dalam kopi
kuseruput pelan, sangat pelan

2023

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2