Populasi Badak Jawa Terus Membaik di Ujung Kulon

Klikhijau.com – Ujung Kulon jadi Taman Nasional (TN) yang penting di Indonesia. Bukan hanya karena menjadi TN pertama di tanah air. Namun juga menjadi rumah bagi badak Jawa—yang diduga menjadi satwa y...

Populasi Badak Jawa Terus Membaik di Ujung Kulon
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Salah satu kekayaan yang dimiliki TN ini adalah badak Jawa—yang populasinya menurut  Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Wiratno masih cukup baik.

Dianggarkan 4 triliun

Apalagi belum lama ini terdapat kelahiran baru badak Jawa di TN Ujung Kulon. Anak badak itu diberi nama Luther dan Helen oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya. Luther berjenis kelamin jantan, sedangkan Helen berjenis kelamin betina.

Kedua individu baru tersebut dapat diketahui dari hasil monitoring tim Balai TN Ujung Kulon sejak bulan Maret hingga Agustus.

“Kelahiran badak Jawa di TN Ujung Kulon tersebut juga mempertegas bahwa populasi badak Jawa terus mengalami perkembangbiakan alami dengan baik, sehingga terus memberi harapan besar bagi kelangsungan hidup  satwa langka  spesies badak Jawa,” jelas Wiratno.

Wiratno juga memastikan, perihal ketersediaan pakan badak Jawa di semenanjung Ujung Kulon masih relatif sangat baik, sehingga menjadi daya dukung kehidupan dan perilaku badak Jawa pada saat ini dan masa yang akan datang.

Meski Indonesia masih terkurung oleh pandemic  Covid-19, Wiratno menegaskan hal itu tidak akan menghentikan monitoring lapangan, di iantaranya melalui video kamera jebak masih terus berlanjut. Kegiatan monitoring dan pengamanan penuh (full protection) terus dilakukan hingga akhir Desember 2020.

“Dari satu kelahiran ke kelahiran selanjutnya dari badak Jawa ini terus menyambung, dan ini memperkuat optimisme serta semangat kita, terutama dalam situasi sangat sulit masa pandemi sekarang ini

Sementara itu Menteri LHK, Siti  Nurbaya pada pertemuan virtual menteri-menteri lingkungan hidup negara anggota G20, tangga 16 September 2020, menegaskan pemerintah  mengalokasikan  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak kurang dari 4 triliun Rupiah untuk rehabilitasi lahan dan konservasi.

Ujung Kulon pun masuk menjadi konservasi  yang merupakan rumah bagi badak Jawa yang terus berkembang jumlah populasinya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2