Pernah Dianggap Punah, 6 Satwa Ini Hidup Kembali di Habitatnya

Klikhijau.com – Keberadaan satwa di habitatnya memang terus mengalami ancaman karena beragam faktor. Penyebab utama kepunahan satwa adalah perubahan iklim dan kerusakan habitatnya. Simak penyebab lain...

Pernah Dianggap Punah, 6 Satwa Ini Hidup Kembali di Habitatnya
Bacakan Artikel

"Sangat menarik bahwa tikus ini masih ada, tetapi menghilangnya dari daratan menyoroti betapa cepatnya spesies ini berubah dan hanya bertahan di pulau-pulau lepas pantai di Australia Barat. Ini adalah keruntuhan populasi yang sangat besar," sambungnya.



  1. Tarsius kerdil



Ekspedisi yang dilakukan pada 2008 menjadi peristiwa penting akan jejak spesies Tarsius kerdil. Pasalnya, satwa ini dijumpai kembali berkeliaran di hutan liar Sulawesi.

Tarsius kerdil merupakan primata nocturnal dari Sulawesi Tengah dengan berat hanya dua ons. Hewan ini sejatinya telah dianggap punah pada abad XX, karena jejaknya pernah lama tak menampakkan diri.



  1. Kadal Voeltzkow



Kadal Voeltzkow merupakan satwa endemik Madagaskar yang terakhir kali dijumpai pada 1893. Namun, setelah tahun itu, kadal voektzkow tak lagi dijumpai selama beberapa dekade lamanya.

Kabar baiknya adalah pada akhir 2020 atau sekira 127 tahun setelah kabar kepunahannya, kadal ini terlihat kembali. Adalah ilmuan dari Munich University dan University of Antananarivo, Madagaskar yang mengungkap kembali keberadaannya. Spesies yang dijumpai pada 2020 berjenis kelamin betina, kulitnya berwarna-warni.



  1. Hiu Goblin



Hiu Goblin termasuk hewan yang telah dinyatakan punah selama bertahun-tahun. Namun hiu ini tiba-tiba muncul kembali dan diyakini masih memiliki habitat di laut dalam.

Hiu ini diyakini hidup pada kedalaman 1300 meter di bawah permukaan laut. Uniknya, saat malam tiba, hiu ini akan naik ke permukaan mencari makan. Sekadar informasi, hiu ini termasuk spesies bumi tertua yang diperkirakan pernah hidup satu masa dengan dinosaurus.



  1. Kura-kura Fernandina



Terakhir kali terlihat pada 1906, kura-kura Fernandia nyaris hilang dalam ingatan. Sejak itu habitatnya tak ditemukan lagi. Namun, sekira satu abad setelahnya, kura-kura ini ditemukan kembali di Pulau Galapagos, Ekuador. Ini tentu satu kabar gembira.

Bahkan pada sebuah ekspedisi di tahun 2019 yang dihelat oleh Giant Tortoise Restoration Initiative menemukan seekor kura-kura betina yang hidup sendirian yang usianya diperkirakan sudah lebih dari satu abad. Setelah diidentifikasi lebih lanjut, spesies kura-kura raksasa tersebut ternyata tak hidup sendirian.

Itulah 6 satwa yang awalnya dinyatakan punah, kini terlihat lagi di habitatnya. Semoga tetap terjaga yah!

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Satwa yang Hidup Kembali Setelah Dinyatakan Punah”

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2