Perihal Kehati dan Pesan Kepala BBKSDA Sulsel Kepada Kaum Milienial

Klikhijau.com – Peringatan hari keanekaragaman hayati (kehati) boleh saja berlalu, tapi pesan dan perlindungan kehati tentu tak boleh usai. Ia harus menjadi bagian dari kehidupan kita. Kenapa? Seba...

Perihal Kehati dan Pesan Kepala BBKSDA Sulsel Kepada Kaum Milienial
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Peringatan hari keanekaragaman hayati (kehati) boleh saja berlalu, tapi pesan dan perlindungan kehati tentu tak boleh usai. Ia harus menjadi bagian dari kehidupan kita.

Kenapa? Sebab kehati adalah sumber kehidupan makhluk hidup, khususnya di Indonesia, kehati adalah sumber pangan dan kesehatan bagi dunia.

Pada peringatan hari kehati kemarin, Rabu, 22 Mei 2019, Klikhijau.com berkesempatan berbincang singkat via Whattsapp dengan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan, Thomas Niffinluri.

Ini petikan bincang singkatnya, untuk klikhijau.com akan disingkat KH dan untuk Thomas Niffinluri akan disingkat TN:

KH: Apa pesan yang bisa disampaikan di momen hari kehati ini?

TN: Pesan utama adalah promosi potensi kehati untuk ekonomi kesehatan dan pangan sesuai tema Hari Kehati. Pesan lain adalah pelibatan para pihak untuk bergiat dalam kelola kehati

KH: Apa potensi besar kehati di Indonesia yang perlu dikembangkan lagi?

TN: Potensi besar kehati saat ini yg belum banyak dieksplore adalah genetik. Karena selama ini fokus kepada ekosistem.dan spesies. Aspek genetik ini bisa dikembangkan untuk pangan (biofood)  kesehatan (bio health) dan lingkungan (bioremediasi)

KH: Bagaimana memaknai tema kehati tahun ini?

TN: Makna tema kehati ini sangat strategis karena menyangkut ketahanan pangan dan sektor kesehatan sehingga perlu pemahaman lintas sektor  yang kuat. Perlu dimaknai dengan komunikasi koordinasi dan sinergi lintas sektor dan para pihak.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2