Mikroplastik di Dada Ibu

Menjelma Asal Mula   hujan menggeledeh seisi matamu. dikeluarkannya kenangan satu demi satu. aku yang sedang kuyup di depanmu. menadah kenangan itu. memindahkannya ke mataku jadi belantara....

Mikroplastik di Dada Ibu
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

seorang anak lelaki lahir. ia melahap air susu ibunya yang ditimbuni mikroplastik.
lalu mengalir ke urat kecilnya menuju mata

anak lelaki itu menangis. air matanya alirkan mikroplastik ke dada ibunya.

Maret 2024

Yang Tak Memunah


 

selimut bergambar bola pingpong baluti tubuh gigilku. aku membaring, tunggu kantuk tiba ketuki mata. tak ada. lelap menjauh langit

pikiran saja berkejaran ke jauh. pada hutan yang kehilangan pohonnya. burung elang yang terus saja terbang.
tak ada siang atau malam baginya.

tak ada tempat bertengger. pohon-pohon menjelma lemari. tempat menyimpan baju perayaan hari bumi dan keanekaragaman hayati

kupanggil kantuk tiba mengencingi mataku. tak datang-datang. yang datang adalah jeritan ikan-ikan di laut yang lehernya tersangkut sampah plastik.

sampah yang dibuang di hari perayaan hari laut sedunia. hari meniadakan ikan-ikan dan terumbu karang

saat kantuk tiba di mataku. bayangan tetangga yang pelukis memanja. kantuk berlari, lalu lompat keluar jendela. ditinggallah aku sendiri

tetanggaku itu, suka melukis pohon-pohon, di mana elang bertengger di atasnya. setiap libur, ia akan menenteng senapan angin. ia suka pula memburu elang yang kerap mencuri anak ayamnya.

istrinya akan berceloteh sepanjang waktu, saat tak ada penjual ikan lewat depan rumahnya.
kantuk kini kembali. ia mengintip dijendela. kupersila masuk ke mataku.

aku ingin bermimpi tentang pohon, elang, dan ikan yang tak pernah memunah.

Maret 2024

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2