Menyorot 3 Peran Bambu bagi Kemerdekaan Indonesia

Klikhijau.com – Bambu dan Kemerdekaan Indonesia tidak bisa dipisahkan. Tanaman dari  famili Poaceae itu memiliki peran yang penting dalam mengisi kemeredekaan negara yang lahir pada tanggal 17 Agustus...

Menyorot 3 Peran Bambu bagi Kemerdekaan Indonesia
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Bambu dan Kemerdekaan Indonesia tidak bisa dipisahkan. Tanaman dari  famili Poaceae itu memiliki peran yang penting dalam mengisi kemeredekaan negara yang lahir pada tanggal 17 Agustus 1945 ini.

Bambu bagi masyarakat Indonesia tidak sekadar  tumbuhan yang berbunga menahun hijau abadi. Namun, tanaman dari subfamili Bambusoideae  tersebut adalaha “denyut” nadi kehidupan masyarakat.

Karena  tanaman yang juga dikenal dengan buluh, aur, dan eru ini telah menjadi bagian dari kehidupan keseharian masyarakat Indonesia.

Tanaman ini, yang menjadi salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat di dunia. Tidak hanya dijadikan sebagai bahan bangunan, lebih dari itu, juga dijadikan sebagai pelengkap ritual suatu tradisi dan tangga bagi petani yang akan memetik cengkih.

Bambu juga dijadikan aneka kerajinan tangan, penyanggah bangunan hingga jembatan. Dan lebih dari itu, tanaman yang memiliki sistem rhizoma-dependen unik ini, yang dalam sehari saja mampu tumbuh sepanjang 60 cm  atau 24 Inchi  bahkan lebih. Telah menjadi alat yang penting dalam mengisi Kemerdekaan Indonesia.

Setidaknya ada tiga peran penting bambu dalam Kemerdekaan Indonesia, yakni:



  • Bambu runcing



Di Kabupaten Pangkep, terdapat tugu bambu runcing berdiri kokoh dan menjadi salah satu ikon di kabupaten tersebut.

Bambu runcing memang layak mendapat penghormatan dengan menjadikannya tugu sebagai tanda terima kasih. Bagaimanapun, sudah tertanam di kepala kita sejak kecil. Bambu yang diruncingkan ujungnya telah menjadi salah satu senjata  andalah yang dipakai para leluhur mengusir penjajah dari Bumi Pertiwi.

Bambu runcing menunjukkan semangat yang pantang menyerah dan mengalah. Dengan bermodalkan bambu runcing saja, pejuang maju mempertaruhkan nyawanya demi Indonesia.

Senjata bambu runcing menggambarkan bahwa para pejuang  tidak takut dan gentar menghadapi musuh yang memiliki senjata lebih canggih dan mematikan.

Lalu, sejak kapan bambu runcing dikenal dan digunakan sebagai senjata oleh masyarakat? Menurut Sejarawan asal Universitas Padjadjaran, Widyo Nugrahanto sebagaimana dimuat di CNN 2019 lalu bahwa bambu runcing diperkenalkan oleh  Jepang saat memberikan pelatihan militer kepada masyarakat Indonesia.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2