Mengagetkan, Lidah Mertua Ampuh Atasi Polusi Udara

[hijau]Tumbuh dalam cahaya terang dan berdamai di cahaya rendah[/hijau] Klikhijau.com - Jujur saja ketika pertama membaca namanya saya kaget. Sebab namanya cukup unik, lidah mertua. Ia memiliki nam...

Mengagetkan, Lidah Mertua Ampuh Atasi Polusi Udara
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

[hijau]Tumbuh dalam cahaya terang dan berdamai di cahaya rendah[/hijau]

Klikhijau.com - Jujur saja ketika pertama membaca namanya saya kaget. Sebab namanya cukup unik, lidah mertua. Ia memiliki nama latin Sansevieria trifasciata.

Lidah mertua adalah tanaman yang banyak dijadikan tanaman hias. Kehadirannya tak terlalu hangat dibincangkan. Namun, ketika Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadikannya tameng melawan polusi di Jakarta. Maka tanaman hias itu jadi perbincangan apalagi akan dibagikan gratis kepada warga.

Bahkan lembaga antariksa Amerika atau NASA pernah melakukan penelitian pada tanaman tersebut. Penelitian itu tentu saja untuk membuktikan apakah benar lidah mertua bisa atasi polusi udara?

Hasinya penelitian NASA itu menakjubkan, ternyata tanaman tersebut dapat memurnikan udara di dalam rumah. Tanaman itu bisa menghilangkan formaldehyde, xylene, dan toluene, bahan kimia yang umumnya ditemukan di karpet, lem, pewarna, cat dan bahan bangunan lainnya.

Pada tulisan Moh Khory Alfarizi di Tempo.co dengan mengutip laman Postbulletin bahwa Sansevieria trifasciata, biasa disebut sebagai lidah mertua atau tanaman ular, adalah tanaman hias tahan lama dan mudah tumbuh. Tanaman setinggi sekitar 60 cm ini memiliki daun yang kaku, tegak, seperti tombak.

Sansevieria menggunakan proses fotosintesis Crassulacean Acid Metabolism (CAM). Tanaman CAM menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen di malam hari. Studi menunjukkan bahwa kadar oksigen yang lebih tinggi meningkatkan kualitas tidur. Mungkin sudah waktunya menambahkan tanaman itu ke kamar tidur.

Ampuh atasi polusi udara

Sansevieria trifasciata adalah sukulen yang menyimpan air di daun, juga menyimpan air dalam rimpangnya. Spesies ini tumbuh subur di cahaya terang, tapi akan mentolerir kondisi cahaya rendah. Tanaman juga akan membutuhkan lebih sedikit air selama musim dingin dan dalam kondisi cahaya rendah.

Penelitian tersebut menjelaskan bahwa udara dalam ruangan bisa 10 kali lebih tercemar dari pada udara luar, terutama selama bulan-bulan musim dingin. Dan studi menunjukkan bahwa tanaman hias itu dapat mengurangi polusi udara dalam ruangan sebanyak 85 persen.

NASA merekomendasikan 15 hingga 18 tanaman di dalam bangunan besar seluas 549 meter persegi. Belum ada penelitian berapa dibutuhkan tanaman lidah mertua untuk melawan polusi di luar ruangan.

Sansevieria juga bisa diperbanyak dengan cara stek daun. Cukup potong daun menjadi tiga inci, debu tepi bawah dengan hormon rooting, dan masukkan ke pasir lembab untuk pengembangan akar dan pucuk. Lidah mertua bisa tumbuh dengan cahaya yang sangat rendah hingga cahaya yang terang.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2