Menangisi Kekeringan

Jadi Hujan   kita telah jadi hujan, dimaki sepanjang hari seorang bocah yang telat main bola. lapangan jadi becek, ibunya tak ingin ia flu kita mengguyur sepanjang hari. kabulkan doa petani tu...

Menangisi Kekeringan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

air tak lagi mengalir

air berpindah ke matamu jadi air mata. menangisi kekeringan.

2025

Sebagai Sawah

 

aku tiba di mata sebagai sawah. bawa gemericik air, lumpur, dan juga aroma asing.

tak ada apa selain itu. selalu ingin kau tanami dengan pasir, semen, dan batu

2025

Tempat Menyeruput Kopi

  hujan tiba dan kau tak membawa payung aku hanya kenakan kaos tipis hadiah kampanye tak bisa menghangatkanmu dari gigil yang gigih aku selalu siapkan pelukan. tempat paling mungkin kau kunjungi dalam hujan kau tak perlu membayarnya dengan kecupan cukup siapkan saja matamu sebagai tempat aku menyeruput kopi 2025
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2