Memanen Kenikmatan Barobbo' di Alam Terbuka

Klikhijau.com – Hujan masih menyisa rabas malam itu. Sekumpulan orang sedang duduk di tenda warna biru yang digelar di ruang terbuka. Mereka melingkar, menghadap ke hidangan yang masih mengepul di...

Memanen Kenikmatan Barobbo' di Alam Terbuka
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Hujan masih menyisa rabas malam itu. Sekumpulan orang sedang duduk di tenda warna biru yang digelar di ruang terbuka.

Mereka melingkar, menghadap ke hidangan yang masih mengepul di depannya. Hidangan yang pas di saat dingin dan perut belum terisi, yakni barobbo.

Sekumpulan orang itu adalah para pemuda di Kindang yang tergabung dalam Komunitas Pelajar dan Pemuda Kindang (KP2K).

Mereka menggelar acara makan barobbo' di tempat wisata edukasi yang masih dalam tahap pembenahan yang bernama tandabaca, yang terletak di Desa Kindang, Bulukumba.

Mereka memilih menu barobbo' karena cara bikinnya cukup simple. Hanya menggunakan jagung yang diiris-iris kecil lalu dimasak. Biasanya jika jagungnya kurang ditambah sedikit dengan beras.

Jika ditambah beras, maka yang terlebih dahulu dimasak adalah berasnya. Setelah beras matang, baru dinaikkan jagung yang telah diiris-iris kecil.

Beras bukanlah bahan utama, hanya untuk menambahkan saja jika jagung dianggap tidak cukup memenuhi tamu yang akan disuguhkan. Seperti di hari Selasa memasuki malam Rabu itu, 25 Februari 2020 lalu.

Kurang tanpa sambal

Karena jagungnya sedikit maka diputuskan menambahnya dengan beras. Setelah jagungnya hampir masa, maka segala campuran bisa dimasukkan, yakni sayuran, sayuran apa saja dibolehkan. Mulai rebung hingga daun labu kuning.

Bahan lain yang biasanya ditambahkan pula dengan mi, udang atau ayam jika ada. Mi seolah menjadi sesuatu yang harus ada, sedangkan udang atau ayam bisa ada bisa tidak.

Barobbo, adalah sejenis bubur jagung yang semua lauknya telah disatukan dalam satu wadah. Jika orang “jijik” bisa saja tak memakannya karena banyaknya campuran yang menyesaki barobbo, sehingga terkesan jorok.

Meski demikian, begitu mencobanya dipastikan akan nambah. Untuk menambah cita rasa, barobbo menggunakan penyedap masakan berupa garam, vitsin atau masako.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2