Melihat Lebih Nyata Teror Permen Karet bagi Lingkungan

Klikhijau.com - Permen karet merupakan jenis camilan yang identik dengan tekstur kenyal dan lentur. Dikunyah berapa lama pun akan tetap utuh ketika berada dalam mulut. Karena teksturnya yang lentur...

Melihat Lebih Nyata Teror Permen Karet bagi Lingkungan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Permen karet merupakan jenis camilan yang identik dengan tekstur kenyal dan lentur. Dikunyah berapa lama pun akan tetap utuh ketika berada dalam mulut.

Karena teksturnya yang lentur, bisa dibuat gelembung ketika ditiup. Meski gelembungnya tidak bertahan lama, namun hal itu tetap saja menghadirkan keseruan tersendiri bagi penikmatnya.

Bukan hanya menghadirkan sensasi seru, tapi juga memiliki ragam manfaat bagi tubuh. Fungsi yang paling sering dijadikan alasan orang untuk menikmatinya, yakni sebagai camilan untuk mencegah bau mulut.

Sebab, pada proses kunyahan permen karet itu dapat meningkatkan produksi air liur. Nah, air liur yang banyak dalam mulut. Memiliki kemampuan untuk membasuh atau mengangkat sisa-sisa makanan yang ada dalam mulut, yang menjadi penyebab penumpukan bakteri sehingga terjadi aroma tidak enak pada mulut.

Sejarah permen karet

Dikutip dari treehugger.com, pemen karet telah ada sejak abad ke 20, namun bentuknya belum seperti kebanyakan yang beredar. Banyak orang di masa itu hobi mengunyah permen karet untuk kesenangan semata. Konon, orang Eropa kuno mengunyah kulit kayu birch untuk kesenangan, juga untuk menghilangkan rasa sakit yang diderita.

Sedangkan komunitas pribumi Amerika Utara mengunyah getah pohon cemara. Sementara, Di Amerika Tengah dan Selatan, bangsa Maya dan Aztec kuno menggunakan zat yang disebut chicle, yang berasal dari pohon sawo.

Namun, karena banyak dicari dan dikonsumsi, ketersediaan chicle semakin berkurang. Sehingga harganya pun menjadi semakin mahal. Maka saat itu, produsen permen karet mencari alternaif bahan-bahan baru yang akan membuat olahan yang memiliki kunyahan lebih tahan lama dan memuaskan.

Pencarian pun berlangsung hingga pertengahan 1900-an, dan akhirnya ditemukanlah lilin parafin dan bahan berbasis minyak bumi. Perpaduan kedua bahan ini ketika bercampur akan menghasilkan kelenturan yang sangat baik sehingga ketika telah menjadi permen karet, efek kunyahnya hampir selamanya tidak rusak.

Bahan permen karet

Saat ini permen karet modern terdiri dari empat kelompok bahan yang memberikan rasa, tekstur, dan pantulan yang berbeda. Gelembung yang dihasilkan juga disebabkan dari bahan-bahan khusus yang memiliki kandungan yang berbeda-beda.

Seperti efek pengisi pada saat permen karet dibuat gelembung. Ia mengandung bedak dan kalsium karbonat, mengeluarkan permen karet dan memberikan bobot yang memuaskan. Polimer memberi  efek peregangan. Ini adalah polimer seperti polivinil asetat, bersama dengan bahan lain yang membentuk "dasar permen karet".

Untuk rasanya, bahan yang dibutuhkan bernama pengemulsi adalah bahan kimia yang membantu mencampur rasa dan warna serta mengurangi rasa lengket. Kemudian efek untuk melembutkan, terdiri dari minyak sayur, ditambahkan ke dasar permen karet agar tetap kenyal dan lentur.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2