Melihat Lebih Nyata Teror Permen Karet bagi Lingkungan

Klikhijau.com - Permen karet merupakan jenis camilan yang identik dengan tekstur kenyal dan lentur. Dikunyah berapa lama pun akan tetap utuh ketika berada dalam mulut. Karena teksturnya yang lentur...

Melihat Lebih Nyata Teror Permen Karet bagi Lingkungan
Bacakan Artikel

Namun, keasyikan menikmati permen karet berbanding terbalik dengan dampak ekologi yang ditimbulkan. Tidak hanya di mulut, saat  dikunyah pun permen karet akan tampak bertahan lama dan tidak rusak. Dampak jangka panjangnya bisa membahayakan alam sekitar beserta isinya.

Permen karet modern yang khas dengan bahannya yang mengandung plastik, yang sifatnya tidak sepenuhnya dapat terurai secara hayati. Bukti ini dapat dilihat di trotoar, meja, dan jalan-jalan. Di mana gumpalan permen karet yang menghitam hampir tidak berubah selama bertahun-tahun. Tidak ada yang tahu persis berapa lama waktu yang dibutuhkan plastik dalam permen karet agar dapat terurai.

Apalagi beberapa komposisi bahan pembuatan permen karet sering digunakan juga untuk membuat ban karet. Dan menurut ExxonMobil, karet butil tidak terurai.

Dampak ekologi permen karet

Sehingga satu perusahaan, Gumdrop, mengambil tindakan untuk mendaur ulang permen karet. Menurut situs webnya, mereka mengakui adalah perusahaan pertama yang mengolah permen karet menjadi senyawa baru yang dapat digunakan dalam industri karet dan plastik.

Hal ini dilakukan atas kesadaran terhadap konsekuensi lingkungan yang ditimbulkan dari permen jenis ini. Produksi dan pembuangannya pun menciptakan berbagai konsekuensi lingkungan yang mungkin tampak sepele, tetapi menambah masalah yang signifikan.

Banyak bahan dalam permen karet terbuat dari minyak bumi, bahan bakar fosil. Ekstraksi minyak bumi adalah masalah lingkungan karena berkontribusi terhadap pencemaran air, polusi udara, dan kerusakan tanah.

Menurut GetGreenNow, 80-90% permen karet dibuang dengan tidak semestinya. Sebagian besar dijatuhkan ke tanah atau menempel di permukaan. Ini berarti ribuan ton permen karet memasuki aliran sampah setiap tahun.

Selain itu, dampak serius yang ditimbulkan limbah permen karet juga bisa mengenai hewan. Akibat dari pembuangan permen karet di sembarang tempat sering dimakan oleh hewan darat dan air yang mengiranya sebagai makanan.

Dalam beberapa kasus, permen karet yang telah dikonsumsi, mengandung cukup banyak racun termasuk ftalat dibutil ftalat (DBP) dan dietilheksil ftalat (DEHP) mengandung racun untuk hewan. Kemudian dalam kasus lain, gumpalan permen karet yang dikonsumsi hewan akan tersangkut dan lengket dalam sistem pencernaan mereka.

Kenalkan permen karet Biodegradable

Dari deretan kasus yang dihasilkan oleh limbah permen karet. Membuat beberapa perusahan menciptakan varian permen karet yang tidak mengandung racun dan dapat terurai secara hayati. Permen karet jenis ini, merupakan permen karet Biodegradable atau permen karet yang mudah terurai secara hayati.

Permen karet Biodegradable mengandung bahan-bahan, di antaranya, simply gum, chicza, glee gum, dan chewsy.

Namun, meski Anda tetap mengunyah permen karet yang tidak bisa terurai atau permen karet mainstream lainnya, ada baiknya Anda tetap berhati-hati membungkus dan membuang setiap batangnya dengan benar. Agar lingkungan bisa tetap bersih dan hewan tetap sehat.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2