Krisis Air Semakin Serius, Ini yang Mesti Dilakukan

Klikhijau.com – Air menjadi kebutuhan maha penting bagi makhluk hidup. Ketiadaannya adalah petaka yang mengerikan, khususnya air bersih. Saking pentingnya, maka pada tanggal 22 Maret 1993 Majelis P...

Krisis Air Semakin Serius, Ini yang Mesti Dilakukan
Bacakan Artikel

Ditambah lagi ada 3,6 miliar atau 46 persen tidak memiliki akses ke sanitasi yang dikelola dengan aman. Situasi yang mengerikan ini diperkirakan akan memburuk dalam beberapa dekade mendatang, terutama di daerah perkotaan. Akibatnya akan menimbulkan risiko parah bagi mata pencaharian orang di seluruh dunia.

“Ada kebutuhan mendesak untuk membangun mekanisme internasional yang kuat untuk mencegah krisis air global agar tidak terkendali. Air adalah masa depan kita bersama dan penting untuk bertindak bersama untuk membaginya secara adil dan mengelolanya secara berkelanjutan,” kata Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay.

[irp]

Hal yang mesti dilakukan

Para penulis laporan berpendapat bahwa kerjasama internasional adalah kunci utama untuk menyediakan akses air bagi masyarakat di seluruh dunia.

Sementara hampir setiap intervensi terkait air melibatkan beberapa jenis kerjasama – mulai dari sistem irigasi bersama di antara para petani dan manajemen komunal pasokan air dan infrastruktur sanitasi di kota hingga kolaborasi antara masyarakat perkotaan dan pedesaan untuk menjaga ketahanan pangan dan menjunjung tinggi pendapatan petani.

Ketika berkaitan dengan pengelolaan sungai dan akuifer yang melintasi batas negara, jaringan kolaboratif yang lebih besar sangat dibutuhkan untuk mencegah krisis air global.

Selain itu, berbagi data dan peluang pembiayaan bersama sangat penting untuk mengatasi masalah air saat ini dan memastikannya tidak akan meningkat di dekade berikutnya. Misalnya, skema pembiayaan yang menyatukan pengguna hilir –seperti kota, bisnis, dan utilitas.

[irp]

Mereka didorong untuk berinvestasi bersama dalam perlindungan lingkungan hulu dan pengelolaan lahan pertanian akan memainkan peran utama dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas air.

Dana air semacam itu telah terbukti berhasil di Meksiko dan Afrika Sub-Sahara, dan kemungkinan juga akan menguntungkan bagian dunia lainnya.

Akhirnya, partisipasi pemegang saham yang inklusif sangat penting dalam perencanaan dan penerapan sistem air yang sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang tersedia dari masyarakat yang kurang beruntung, sekaligus meningkatkan penerimaan dan kepemilikan publik.

“Ada banyak yang harus dilakukan dan waktu tidak ada di pihak kita. Laporan ini menunjukkan ambisi kita dan sekarang kita harus bersatu dan mempercepat tindakan. Ini adalah momen kita untuk membuat perbedaan,” tutup Gilbert F. Houngbo, Ketua UN-Water seperti dikutip dari Earth.

Hal lain yang mesti dilakukan untuk mengurangi krisis air adalah melestarikan lingkungan dan tidak boros menggunakan air.

[irp]

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2