KLHK Siapkan Standarisasi Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sampah, Begini Penjelasannya!

Klikhijau.com - Pengelolaan sampah akan dibuat sesuai standar khusus ke depan. Hal ini mewacana jelang peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2020. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehuta...

KLHK Siapkan Standarisasi Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sampah, Begini Penjelasannya!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pengelolaan sampah akan dibuat sesuai standar khusus ke depan. Hal ini mewacana jelang peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2020. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyiapkan standarisasi peningkatan kapasitas pengelolaan sampah.

Kebijakan ini juga dibuat untuk memperkuat pengelolaan sampah. Penanganan sampah di laut dan pengelolaan sampah plastik pada 5 (lima) destinasi pariwisata prioritas nasional. Rencananya, KLHK menyiapkan beberapa standar dalam pengelolaan sampah.

Dengan standar-standar tersebut, diharapkan dapat menyambut inisiatif dan inovasi produk, teknologi. Serta layanan dari pihak bisnis dan masyarakat/komunitas yang turut berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah.

Kepala Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan (Pustanlinghut), KLHK, Noer Adi Wardojo dalam acara Media Briefing di Jakarta, Kamis 13 Februari 2020, memberi penjelasan perihal standarisasi tersebut.

Dalam acara bertema “Dukungan Standardisasi untuk Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sampah”, Noer Adi menyampaikan bahwa saat ini bisnis baru jasa pengelolaan sampah yang terpadu dan lebih bertanggungjawab terus berkembang di Indonesia. Hal ini, katanya, merupakan bentuk perbaikan pengelolaan sampah dari sumbernya dengan pendekatan bottom up.

Menuju circular economy

Lebih lanjut Noer menerangkan, Indonesia telah bergerak menuju circular economy. Yakni melalui tersedianya produk-produk plastik ramah lingkungan yang menggunakan bahan baku berupa plastik daur ulang domestik.

Inisiatif lain yang disampaikan dalam Media Briefing ini berkaitan dengan penanganan sampah laut dan residu.

“Dalam mengatasi residu sampah dari kegiatan pemilahan dan pengolahan, alternatif pengolahannya adalah teknologi pengolah sampah berbasis thermal yang saat ini telah tersedia di pasaran dengan kapasitas pengolahan skala kecil, menengah dan besar” terang Noer.

Direktur Pengelolaan Sampah, KLHK, Novrizal Tahar pada kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa, Circular Economy sudah menjadi kosep dan tema besar dari pengelolaan sampah di Indonesia.

Oleh sebab itu supaya Circular Economy bisa maksimal dalam solusi pengelolaan sampah, perlu dibangun ekosistem yang baik. Ada ekosistem yang kita bangun, bukan hanya spot-spot saja. Sehingga dari hulu hingga hilir, proses pengelolaan sampah dapat berjalan dengan baik.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2