Kiprah Iwan Dento, Mengawal Karts Rammang-rammang Maros

Klikhijau.com - Muhammad Ikhwan alias Iwan Dento menjadi tamu Kick Andy Show. Sebuah acara talkshow kondang di Metrotv. Ia menjadi tamu pada episode “Asa Pariwisata Kita”. Tak hanya Iwan, dua tokoh...

Kiprah Iwan Dento, Mengawal Karts Rammang-rammang Maros
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Muhammad Ikhwan alias Iwan Dento menjadi tamu Kick Andy Show. Sebuah acara talkshow kondang di Metrotv. Ia menjadi tamu pada episode “Asa Pariwisata Kita”.

Tak hanya Iwan, dua tokoh inspiratif lain juga hadir pada episode hari itu. Episode yang tayang pada Minggu, 3 Januari 2021, pukul 20.05 WITA.

Iwan Dento adalah sosok pemuda yang getol berjuang melindungi karst dari aktivitas tambang. Tak hanya itu ia kemudian membangun desanya dengan konsep ekowisata berbasis masyarakat.

Saya tertarik mengikuti sesi Iwan Dento. Secara kebetulan, ia begitu dekat dengan kehidupan keseharian saya. Yang juga bekerja menjaga lingkungan. Termasuk bagian gugusan karst yang membentang di Maros-Pangkep.

Obrolan Iwan dan Andi F Noya

“Coba ceritakan apa yang membuat Desa Salenrang ini unik?” pancing Andi F. Noya, pembawa acara Kick Andy Show.

Salenrang adalah lokasi keberadaan wisata batu karst Rammang-rammang. Satu destinasi wisata favorit di Sulawesi Selatan.

“Yang unik karena desa kami berada di antara gugusan pegunungan karst. Salah satu bentangan karst terluas di dunia. Tepatnya karst terluas dan terindah kedua di dunia dengan tipe menara karst”

“Masyarakat kita masih kurang tahu, apa itu karst?” Andy meneruskan wawancaranya. Dengan lugas Iwan menjawab: “secara sederhananya, karst adalah batu gamping, semacam batu kapur.”

Berdasarkan beberapa literatur, karst diartikan sebagai bentang alam khas membentuk hamparan batu gamping yang memiliki ciri berupa drainase permukaan yang langka.

Seperti dilansir dari portal Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyebutkan bahwa istilah karst berasal dari bahasa Yugoslavia: “krst atau krast”. Istilah ini diartikan sebagai batuan atau oak yang merupakan nama sebuah wilayah yang berada di perbatasan antara Yugoslavia dan Italia bagian utara, dekat dengan Kota Trieste.

Karst inilah menjadi bahan baku semen, marmer, dan beberapa jenis bahan bangunan lainnya. Salah satu bahan utama industri ini. Karenanya tak heran jika karst di Dusun Rammang-rammang, Desa Salenrang, Bontoa, Maros, juga menjadi incaran salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ini.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2