Kayu Sengon, Andalan Baru Masyarakat Pulang Pisau

Klikhijau.com - Pengelolaan Perhutanan Sosial yang terintegrasi dari hulu hingga hilir terlihat jelas di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Di hulu masyarakat di sekitar perusahaan menanam sen...

Kayu Sengon, Andalan Baru Masyarakat Pulang Pisau
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Sebagai upaya agar lahan hutan tersebut menjadi produktif, selain pemanfaatan kawasan hutan sebagai area penanaman, perhutanan sosial juga akan dikolaborasikan dengan industri pengolahan sumber daya hutan agar produk yang dihasilkan petani dapat berorientasi ekspor.

Menurut Menteri Siti, proyeksi Perhutanan Sosial di Kalimantan Tengah mencapai 1,6 juta ha. Di tingkat hulu sebagai pemasok bahan baku dari hutan rakyat, paling tidak industri perlu 20.000 ha.

Selain tanaman utama kayu, masyarakat dapat mengembangkan pola tanaman tumpang sari, yang dapat menghasilkan 8 – 12 juta/ha, begitu juga dengan agroforestry.

Perusahaan tidak boleh seenaknya menentukan harga, ada kontrol dari pemerintah. Karena hutan sosial bukan hanya untuk masyarakat bekerja, tapi juga berpenghasilan.

“Kita sudah lihat pohonnya sudah ada yang 50 cm, 20 cm, dan 10 cm. Segalanya kita bangun dari semua yang ada disini. Perhutanan sosial Indonesia sudah go international dan contohnya dari Pulang Pisau”, tutup Menteri Siti.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2