Joss! Kolaborasi Penanganan Sampah di Kelurahan Sambung Jawa Makassar Kian Apik

Klikhijau.com – Kolaborasi penanganan sampah di kelurahan Sambung Jawa Kecamatan Mamajang Kota makassar kian apik. Sejak berproses enam bulan lalu, kolaborasi penanganan sampah berbasis warga tersebut...

Joss! Kolaborasi Penanganan Sampah di Kelurahan Sambung Jawa Makassar Kian Apik
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Kolaborasi penanganan sampah di kelurahan Sambung Jawa Kecamatan Mamajang Kota makassar kian apik. Sejak berproses enam bulan lalu, kolaborasi penanganan sampah berbasis warga tersebut kini telah menunjukkan perkembangan pesat.

Setidaknya ada dua hal yang tampak mengalami perubahan signifikan. Pertama, penguatan kelembagaan bank sampah ditandai dengan keaktifan pengurus. Pada SK pengurus Bank Sampah yang dikeluarkan pemerintah kelurahan, kepengurusan juga didampingi dua Lembaga yang concern pada pelestarian lingkungan yakni Yayasan Econatural dan Klikhijau.

Kedua Lembaga ini intens menumbuhkan atensi warga dalam berperan aktif dalam menangani sampah. Perubahan kedua yang tampak di TPST Sambung Jawa adalah adanya budidaya Maggot. Dua hal ini diharapkan akan menuntaskan masalah sampah warga.

Sampah anorganik warga akan diserap masuk ke bank sampah, sedangkan sampah organik dapat diserap di kandang maggot. Dengan demikian, pendekatan zero waste ini tidak hanya mengatasi timbulan sampah, tetapi juga berdampak secara ekonomi dan sosial.

Menariknya, kolaborasi yang terbangun di Kelurahan Sambung Jawa melibatkan multipihak antara lain Pemerintah Kelurahan, Bagian Kebersihan Kecamatan Mamajang, RT/RW setempat, tokoh masyarakat, warga dan organisasi non pemerintah hingga pihak swasta.

Pihak swasta yang terlibat antara lain Kalla, Bumi Karsa yang bekerjasama dengan Yayasan Econatural, Klikhijau dan Genre. Kolaborasi ini dinamai kolaborasi berkelanjutan, sebuah upaya mengelola sampah berbasis warga secara berkelanjutan.

Indrayani, Ketua RT 02/RW 06 yang juga selaku Bendahara Bank Sampah Sipakainga Kelurahan Sambung Jawa mengaku senang dengan kolaborasi dan beroperasinya kembali TPST di wilayahnya.

“Alhamdulillah! Kami bersyukur atas beroperasinya kembali TPST ini, tentu ini sangat memacu semangat warga untuk memulai memilah sampah dari rumahnya,” katanya.

[caption id="attachment_27198" align="alignnone" width="615"]Magot Sampah organik warga di Kelurahan Sambung Jawa yang mulai dikumpulkan di kandang Maggot - Foto: Ist[/caption]

Selain itu, Indrayani sangat antusias dengan adanya sejumlah warga yang tertarik menimbang sampahnya di bank sampah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2