Indonesia-Ceko Tingkatkan Kerjasama di Bidang Lingkungan

Klikhijau.com - Perlindungan keanekaragaman hayati dan lingkungan. Memang harus jadi prioritas. Ini pula yang coba ditempuh oleh pemerintah Indonesia dan Ceko. Kedua negara tersebut menjalin kerjas...

Indonesia-Ceko Tingkatkan Kerjasama di Bidang Lingkungan
Bacakan Artikel

Untuk menyikapi hal tersebut, pada Oktober tahun 2019 lalu Indonesia telah membentuk Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

Sementara itu, untuk pengelolaan sampah Situ menjelaskan bahwa Indonesia menjadikannya sebagai  prioritas.

Untuk mendukung aksi itu, Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) Pengelolaan Sampah.

Targetnya pada tahun 2025  pengelolaan sampah akan mencapai 100%, yang terbagi atas  pengurangan sampah 30% dan melalui pengelolaan sampah 70%.

Pengurangan sampah berarti paradigma pengelolaan sampah memberikan titik tekan bagi kebijakan hulu dengan pola 3R (reduce, reuse, recycle).

Hal ini sejalan dengan program pengurangan sampah dari produsen melalui pendekatan Extended Producer Responsibility (EPR).

Mendukung upaya tersebut. KLHK juga membatasi penggunaan kantong belanja plastik, sedotan plastik, dan wadah makanan busa plastik sekali pakai di peritel modern dan industri jasa makanan dan minuman.

Bisa memberi keuntungan

“Hingga Oktober 2020, ada 2 provinsi, yaitu Bali dan Jakarta, serta 38 kota/kabupaten yang telah menerapkan peraturan larangan penggunaan plastik sekali pakai,” terang Menteri Siti.

Pada kesempatan tersebut, Richard Brabec menyampaikan selain bertemu dengan Menteri LHK, dia juga diagendakan bertemu Menteri Luar Negeri, Menteri ESDM, dan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, serta dijadwalkan mengunjungi beberapa tempat di Indonesia.

Ruchard Brabec menegaskan harapannya untuk peluang dan langkah kerjasama pada tingkat akademisi/universitas dan pada bisnis to bisnis.

Hal ini juga  dibuktikan dengan rombongan delegasi Menteri LH Ceko yang mencakup akademisi dan asosiasi serta entitas bisnis khususnya industri daur ulang plastik.

“Saya berharap hubungan bilateral Indonesia dan Ceko di bidang kerjasama  LHK dapat ditingkatkan.  Sehingga  dapat saling menguntungkan kedua negara,” pungkasnya.

Semoga saja kerjasama itu menjadi titik terang bagi keanekaragaman hayati dan lingkungan yang lebih baik.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2