Cuphea Carthagenensis, Gulma Bebal yang Berpotensi Jadi Tanaman Hias

Klikhijau.com – Cuphea carthagenensis. Namanya terdengar asing, bukan? Namun, saat kamu berkunjung ke kebun atau sawah. Kamu akan menemukannya banyak tumbuh liar. Di sisi kiri dan kanan jalan menuj...

Cuphea Carthagenensis, Gulma Bebal yang Berpotensi Jadi Tanaman Hias
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Morfologi dan sebaran Cuphea carthagenensis

Cuphea carthagenensis memiliki akar tunggang. Batang tegak, segi empat, hispid, bagian termuda berwarna keunguan.

Bilahnya berbentuk lonjong hingga lonjong dengan panjang 2 hingga 6 cm dan lebar 1,5 hingga 2 cm. tumbuhan dari  divisi Tracheophyta ini bertangkai tangkai daun pendek. Panjang 2 mm.

Bunganya tersusun pada posisi terminal atau ketiak daun di ujung batang. Corole berbentuk tabung diakhiri dengan 6 kelopak merah muda linier. Buahnya berbentuk kapsul bulat telur pendek. Panjang 3,5 sampai 5 mm.

Cuphea carthagenensis adalah spesies tahunan. Ia berkembang biak hanya melalui bijinya yang dapat diangkut oleh limpasan atau lumpur yang menempel pada hewan atau kendaraan.

Tumbuhan ini, menjadi gulma yang setia pada tanaman tahunan, misalnya jagung, ketimun, padi dan  hingga talas.

Tumbuhan yang berasa dari Amerika Selatan dan Antilles Kecil. Saat ini telah menyebar ke berbagai belahan dunia. Baik di wilayah tropis maupun subtropis, di antaranya Amerika Tengah, Karibia, Amerika Utara, Asia, dan Pasifik.

Berpotensi sebagai tanaman hias

Cuphea carthagenensis memiliki bunga yang indah. Ukuran bunganya kecil berwarna ungu. Saat berbunga, tumbuhan ini terlihat menarik. Bunganya tumbuh pada pucuknya. Bunga itu kemudian akan menjadi buah.

Buahnya yang kecil memiliki biji berwarna hitam yang terbalut dalam buah. Tumbuhan ini memiliki batang yang unik. Batangnya memiliki dua warna, warna ungu pada satu sisi dan sisi lainnya berwarna hijau.

Jika dilihat dari dekat. Batangnya tampak memiliki duri. Namun, durinya tidak tajam. Jika ingin menjadikan tumbuhan ini sebagai tanaman hias, Anda bisa menanamnya di dalam pot.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2