Climate Change Class, Ruang Belajar Bersama Lindungi Kehidupan di Bumi

Klikhijau.com -  Ruang Rapat Si Pongi. Tulisan itu terdapat tepat di bawah jam dinding berwarna putih. Sebelum masuk ruangan, di sebelah kanan terdapat meja berwarna coklat, yang di jaga dua orang per...

Climate Change Class, Ruang Belajar  Bersama  Lindungi Kehidupan di Bumi
Bacakan Artikel

“Sebenarnya bias saja nama kegiatannya Kelas perubahan iklim, namun dirasa kurang keren makanya pakai Climate Change Class biar tetap semangat,” ungkapnya.

Apa yang dikatakan Yudho agar peserta semangat mengikuti kegiatan tersebut terbukti. Hal itu diungkapkan oleh salah sat peserta, Muh. Ilham dari SMA 18. Ia bersemangat  ingin belajar lebih banyak perihal lingkunganmengikuti kegiatan tersebut

“Saya ingin mempelajari hal yang baru tentang lingkungan, ingin menjaga lingkungan agar tetap lestari,” tuturnya.

Kegiatan Climate Change Class ini juga mendapat sambutan positif dari tati Juliati, salah seorang pendidik di SMA Makassar.

Tati mengatakan bahwa kegiatan seperti ini bagi  guru dan siswa sangat bagus sekali dan sangat bermanfaat karena memberikan edukasi bagaimana orang-orang yang berada di dunia pendidikan bisa berperan aktif dalam memberikan perubahan dalam lingkungan kita.

“Kita tahu bahwa iklim atau lingkungan sudah semakin rusak, kita berharap di Hari Ozon Internasional ini akan ada perubahan yang dimulai dari sekolah,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Peserta kegiatan kali ini melibatkan 2 (dua) komponen

Perwakilan siswa-siswi SMA/SMK se-Kota Makassar dan perwakilan dari komunitas pemuda di Kota Makassar. Acara ini akan tersaji dari waktu pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00. Terbagi dalam 4 (empat) sesi.

Sesi pertama, Upaya Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim melalui aksi dan program konservasi. Kedua,  Perubahan Iklim dan Dampaknya dalam kehidupan manusia serta upaya mitigasinya.

Dan sesi ketiga, Perubahan Iklim dan Ancaman kepunahan keanekaragaman hayati.  Sedangkan sesi keempat, Model-model kolaborasi Aksi muda jaga iklim. Sementara sesi kelima, Praktek Penanganan Sampah Organik menjadi eco enzyme dan Cairan EM4++.

Kelas edukasi perubahan iklim dalam rangka peringatan Hari Ozon Internasional, menghadirkan beberapa narasumber lewat ‘sharing session’. Antara lain, Ir. Jusman (Kepala BKSDA Sulsel), Muhammad Syarifullah (PR & Education Outreach Manager Yayasan Kehati), dan Yudho Shekti Mustiko, SP., M,Si (Kepala BPPIKHL Sulawesi).

Ada juga Indeka Darma Putra (Koord. BW Kehati), Anis Kurniawan (Direktur Klikhijau), Mashud Azikin (Pegiat Sampah/Founder Manggala Tanpa Sekat). Acara ini akan berlangsung dari Aula BPPIKHL Sulawesi Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2