Beraksi Cegah Covid-19, KP2K Buat Masker Sendiri dan Bagikan Gratis

Klikhijau.com – Masker, menjadi salah satu senjata yang dianjurkan untuk melawan Covid-19, sang musuh yang tak kasat mata. Sayangnya, sejak virus yang bermula di Wuhan, Cina itu tiba di Indonesia d...

Beraksi Cegah Covid-19, KP2K Buat Masker Sendiri dan Bagikan Gratis
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Masker, menjadi salah satu senjata yang dianjurkan untuk melawan Covid-19, sang musuh yang tak kasat mata.

Sayangnya, sejak virus yang bermula di Wuhan, Cina itu tiba di Indonesia dan mengancam, keberadaannya seakan menghilang entah.

Masker menjadi barang langka yang diburu, pun jika ada harganya terlampau mahal. Melihat fenomena ini, Komunitas Pelajar dan Pemuda Kindang (KP2K) Kecamatan Kindang, Bulukumba bergerak untuk membuat masker kain sendiri.

Alat penutup hidung dan mulut tersebut akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. KP2K menamai aksinya itu dengan nama Gerakan Seribu Masker.

Ketua KP2K, Arni menerangkan bahwa aksi pembuatan masker tersebut merupakan upaya untuk membantu masyarakat dan pemerintah. Mengingat penggunaan masker menjadi salah satu langkah pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19

“Kami bergerak membuat dan membagikan masker secara mandiri dan gratis. Kami ingin membantu masyarakat dan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten Bulukumba, terkhusus di Kecamatan Kindang,” jelas Arni.

Jadi contoh masyarakat luas

Proses pembuatannya sendiri mulai dilakukan, Sabtu, 11 April 2020 dan akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.   Dilakukan sendiri pengurus dan anggota KP2K. Mereka patungan  membeli kain kemudian dijahit sendiri.

“Alhamdulillah pembuatannya sudah dilakukan hingga beberapa hari ke depan, In sya Allah. Semoga saja kami mampu melakukannya secara konsisten untuk terus berbuat kepada masyakarat Kindang, mengingat harganya pada saat ini yang cukup mahal,” lanjutnya.

Sementara itu, Abdul Rifai salah satu dewan senior KP2K menyampaikan hal serupa, Rifai menegaskan kepada pengurus KP2K untuk tetap melakukan aksi sosial dan juga tetap mematuhi instruksi pemerintah yang telah dikeluarkan, agar dapat menjadi contoh untuk masyarakat luas.

“Alhamdulillah, kegiatan pembuatan masker di tengah pandemi Covid 19 ini merupakan aksi sosial yang sangat membantu masyarakat banyak. Sudah selayaknya memang KP2K turut hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan aksi sosial, tetapi sesuai dengan instruksi pemerintah,” tegasnya.

Rifai juga mengingatkan agar nantinya menyampaikan kepada masyarakat saat melakukan aksi bagi-bagi masker agar tetap di rumah saja. Boleh keluar jika ada kepentingan mendesak dan mengharuskan, namun sebaiknya mengikuti intruksi pemerintah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2