Bantimurung Kembali Dibuka, Ini Syarat untuk Berkunjung!

Klikhijau.com - Ada yang penasaran dengan wujud Bantimurung setelah tiga bulan berlalu? Pasti banyaklah yah! Bagi kamu yang penasaran bisa menuntaskannya. Tak hanya penasaran tapi juga rindu dengan...

Bantimurung Kembali Dibuka, Ini Syarat untuk Berkunjung!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Ada yang penasaran dengan wujud Bantimurung setelah tiga bulan berlalu? Pasti banyaklah yah! Bagi kamu yang penasaran bisa menuntaskannya.

Tak hanya penasaran tapi juga rindu dengan suasana alam. Rindu merasakan sejuk udara di antara batuan cadas. Juga rindu dinginnya terpaan air terjun ikoniknya. Termasuk suara merdu burung-burung berkicau yang menenangkan.

Ya.. bagi kamu yang merindukan suasana kawasan wisata Bantimurung sudah bisa datang berkunjung.

Sejak Senin, 8 Juni 2020 kawasan wisata yang berada di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung ini telah resmi dibuka untuk umum.

Melalui @visit_maros, akun resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros mengumumkan dibukanya kembali Kawasan Wisata Bantimurung bersama beberapa kawasan wisata lainnya.

“Kami menerapkan protokol kesehatan covid-19 dalam melayani wisatawan. Kami melakukan pengecekan suhu tubuh setiap wisatawan yang masuk. Wisatawan wajib memakai masker dan mencuci tangan,” ujar Yusriadi Arief, Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros, melalui Tribun-Timur.com (8 Juni 2020).

Agar wisatawan mampu menerapkan sosial distancing, pihak pengelola membatasi jumlah kunjungan. “Maksimal 5.000 wisatawan yang bisa kami terima dalam sehari,” tambah Yusriadi.

Terbuka dengan protokal kesehatan

Seperti diketahui pada puncak kunjungan tahunan, kawasan wisata Bantimurung bisa menerima kunjungan hingga 10.000 orang dalam sehari.

Pihak pengelola Bantimurung terus berbenah. Memastikan protokol kesehatan bisa berjalan. Petugas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menyiapkan fasilitas penerapan protokol kesehatan.

Para petugas menyiapkan tempat cuci tangan, pemberian tanda antrian berjarak pada loket karcis, hingga melengkapi alat pengukur suhu tubuh. Tak hanya itu, petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan pada loket masuk dan fasilitas lainnya. Memastikan fasilitas kawasan wisata steril.

“Kami akan bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros untuk menjalankan protokol kesehatan di kawasan wisata Bantimurung,” terang Alias, Kepala SPTN Wilayah II, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung saat kami temui.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2