Angin Segar untuk Fesyen Berkelanjutan, Tak Sekadar Gaya dan Harga!

Klikhijau.com – Beberapa tahun terakhir ini, angin segar fesyen ramah lingkungan (sustainable fashion) mulai diminati banyak orang. Tak hanya digeluti  oleh para desainer, penggemarnya juga datang par...

Angin Segar untuk Fesyen Berkelanjutan, Tak Sekadar Gaya dan Harga!
Bacakan Artikel

Meski idenya ramah lingkungan, karya-karya Nina tetap tak mengesampingkan kualitas. Namun, tetap dengan nuansa klasikal yang juga kental.

Mengapa bernuansa klasik? Bagi Nina, nuansa klasik akan senantiasa bertahan lama dan benar-benar fokus pada bahan berkualitas. Dengan begitu ide sustainable fashion dapat dijalankan.

Jadi, dengan membeli satu baju yang bisa dipakai kapanpun, bahannya juga berkualitas dan tidak mudah rusak.

"Jangan sampai desain timeless, tapi bahan yang dipakai bahan yang cepat rusak. Jadi tidak sejalan, secara kualitas bahan dan desain kita pakai bertahan lama bisa dipakai," pungkas Nina.

Memiliki fesyen tidak selalu atas pertimbangan harga dan gaya. Tetapi, aspek khusus sebagaimana konsep yang dijalankan Nina dalam pembahasan di atas.

Nah, kamu yang sedang mengoleksi pakaian dan mulai menyadari pentingnya konsep fesyen berkelanjutan tentu sudah harus tahu bagaimana kiat koleksi baju ramah lingkungan. Dilansir dari Harper's Bazaar, berikut 5 tips diantaranya untuk fesyen berkelanjutan:



  1. Cari tahu



Jika selama ini Anda memakai baju hanya karena gaya dan trending, sudah saatnya Anda memulai sebagai konsumen kritis. Cobalah buat riset kecil-kecilan dengan emncari tahun seperti apa proses produksi dari merek pakaian yang Anda punya atau yang rencana akan Anda beli.

Pelajari baik-baik, bahan yang digunakan apakah ramah lingkungan dan bisa didaur ulang. Secara spesifik, da tiga bahan baju yakni: bahan alami, sintetis dan semi sintetis. Pilihlah bahan yang aman bagi lingkungan seperti katun organik atau pakaian yang menggunakan pewarna alami. Pastikan pula kemasannya mudah atau dapat didaur ulang. 



  1. Beli baju vintage



Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa fast fashion berdampak serius pada lingkungan. Berdasar data, emisi gas yang dihasilkan akibat produksi tekstil setara dengan 1,2 miliar ton tiap tahun. Ini tentu jumlah emisi yang sangat besar bahkan melampaui emisi kapal dan pesawat.

Oleh sebab itu, disarankan membeli baju-baju vintage karya desainer. Anda dapat membelinya secaa online demi membantu pengurangan jejak karbon di bumi.



  1. Rawat baju



Biasakanlah untuk merawat baju Anda, sehingga meminimalkan Anda belanja baju terus-menerus. Simpan pakaian dengan benar dalam lemari agar tetap awet dan enak dipakai.

Pakaian yang sudah lama, ada baiknya dihibahkan ketimbang dibuang sebagai sampah.



  1. Pikir matang sebelum membeli



Godaan diskon saat mendekat tempat perbelanjaan memang tiada duanya. Ini memancing gairah untuk membeli dan membeli tanpa mempertimbangkan dampaknya. Selain boros, kebiasaan membeli yang terlalu sering justru akan menimbulkan masalah di rumah.

Karenanya, cobalah mengubah minset dengan berinvestasi baju ramah lingkungan yang kualitasnya bisa berumur panjang, namun dengan gaya yang juga tetap menawan.

Limbah pakaian kini jadi ancaman serius akibat perilaku buruk konsumen yang mudah terpancing rayuan diskon atau gaya melulu. Data statistik menunjukkan, wanita Australia hanya memakai 33 persen dari koleksi bajunya dan membuang limbah pakaian sekira 23 kilogram tiap tahunnya.



  1. Cintai apa yang sudah dimiliki



Coba periksa kembali lemari Anda, temukan pakaian-pakaian yang ada. Cobalah mencintai pakaian atau koleksi yang ada. Tak ada salahnya memanfaatkan perpaduan dari koleksi yang Anda punya saat menggunakannya agar penampilan Anda tetap menawan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2