Aksi Unik Selamatkan Bumi dengan Cabut Paku di Pohon

Klikhijau.com - Hari pohon sedunia yang berlangsung pada 24 Maret lalu dirayakan oleh banyak pihak dengan berbagai cara. Di Makassar sendiri, sekelompok pemuda melakukan aksi unik dengan mencabut paku...

Aksi Unik Selamatkan Bumi dengan Cabut Paku di Pohon
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Hari pohon sedunia yang berlangsung pada 24 Maret lalu dirayakan oleh banyak pihak dengan berbagai cara. Di Makassar sendiri, sekelompok pemuda melakukan aksi unik dengan mencabut paku yang tertancap di pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian pepohonan di kota Makassar.

Puluhan pemuda yang tergabung dalam gerakan Earth Hour Makassar ini berkeliling sepanjang ruas jalan Sam Ratulangi – Jenderal Sudirman, mencabuti paku yang tertancap di pohon yang dulunya digunakan sebagai penyangga baliho dan papan reklame.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menyelamatkan kelestarian pohon dari ancaman kerusakan akibat tancapan paku di batang pohon. Paku-paku yang tertancap di pohon ini dianggap dapat merusak bahkan mematikan kehidupan pohon.

Terlebih untuk jenis paku yang berkarat, karatan paku dianggap dapat merusak keseimbangan pohon. Hal ini tentu membahayakan bagi pengendara maupun pejalan kaki yang melewati ruas jalan, ancaman pohon tumbang membawa malapetaka bagi mereka.

Menurut Earth hour Makassar, Aksi mereka sebagai bentuk penyelamatan terhadap kehidupan, bukan hanya semata untuk pohon tapi juga bagi manusianya.

Risa Aulia, seorang penggerak di Earth Hour Makasssar menjelaskan, “Kami mencabuti paku yang tertancap di pohon-pohon yang biasanya digunakan untuk pemasangan papan informasii.

Paku yang tertancap di pohon itu bisa berkarat, karatnya itu bisa menjadi toxic bagi pohon tersebut. Di pemberitaan, kita bisa temukan kasus pohon yang rusak karena keberadaan paku tersebut dan melemahkan fungsinya,” jelasnya.

Aktivitas tree spiking atau menancapkan material paku dan sejenisnya ke batang pohon dianggap dapat membawa dampak buruk bagi pohon, salah satunya pohon akan mudah terkena infeksi penyakit seperti jamur dan bakteri yang dapat melemahkan kekuatan pohon.

Akibatnya, batang pohon menjadi lebih mudah tumbang dan rusak. Hal ini akan membahayakan, terlebih jika memasuki musim penghujan atau ketika ditempa angin kencang.

Untuk itu, Earthhour berpesar agar kedepannya aktivitas memasang paku di pohon ini tak lagi dilakukan untuk kepentingan apapun. Sebab, ada banyak cara untuk beriklan dan berkampanye selain menancapkan paku dan kayu pada batang pohon.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2