7 Cara Mengatasi Sampah Pakaian yang Anti Mainstream

7 Cara Mengatasi Sampah Pakaian yang Anti Mainstream
Sampah pakaian-foto/Pixabay
Bacakan Artikel

‎‎Setiap orang membawa pakaian layak pakai yang sudah jarang mereka kenakan. ‎Kalian bisa mendapatkan pakaian teman secara gratis.

‎‎Keuntungan lainnya, lemari dapat penghuni baru tanpa sesak dan tanpa mengeluarkan uang, juga tak ada penambah produksi pakaian baru.

  • ‎ Kolaborasikan pakaian (Franken-Fashion)

‎Cobalah menggabungkan dua pakaian tua atau rusak menjadi satu item baru yang trendi. Caranya, p‎otong dua pakaian yang beda motif kemudian jahit, buat pola sesuai keinginan.

Cara ini, bukan hanya menghemat uang, tetapi juga akan menghasilkan fashion yang unik dan menarik.

  • Menerapkan sistem capsule wardrobe minimalis

Cobalah menantang diri sendiri untuk menggunakan koleksi baju dalam jumlah terbatas selama 3 bulan. Cara yang bisa dilakukan adalah semua atasan, bawahan, dan luaran dirancang agar saling cocok jika dipadupadankan (mix and match).

‎‎Teknik ini melatih kreativitas berpakaian sekaligus menahan dorongan impulse buying pakaian fast fashion.

  • ‎‎Belajar seni visible mending  

Bukan cuma menambal baju yang bolong, teknik visible mending justru sengaja memperlihatkan bagian yang diperbaiki sebagai karya seni.

‎‎Pakai teknik sulam tradisional Jepang (Sashiko) atau bordir bunga untuk menutup sobekan/noda pada celana jeans atau kemeja.

‎‎Baju lama milikmu justru punya kisah unik dan tampil lebih elegan ketimbang baju baru dari toko.

  • Upcycling menjadi item fungsional

‎Ubah bentuk dan fungsi pakaian yang sudah tidak bisa dipakai lagi tanpa perlu keahlian menjahit tingkat tinggi.

‎Misalnya, kaus bekas dipotong-potong melingkar menjadi benang kaus (t-shirt yarn), lalu dirajut menjadi keset, tas belanja, atau tempat pot tanaman (macrame).

‎‎Atau jeans bekas dipotong dan dijahit menjadi tote bag yang kokoh, tempat pensil, atau taplak meja bertema denim.

  • ‎‎ ‎Gunakan pewarnaan alami kembali (Eco-Dyeing)

‎Baju putih atau berwarna terang yang sudah kusam/terkena noda membandel bisa dihidupkan kembali warnanya menggunakan bahan dapur alami.

Cara ini bukan hanya menghasilkan pakaian yang unik dan menarik, tetapi juga ramah dompet dan lingkungan.

 Itulah cara untuk mengatasi sampah pakaian atau limbah tekstil, semoga bermanfaat.

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2