5 Jenis Limbah yang Bisa Jadi Pupuk Kompos untuk Menyuburkan Tanaman

Klikhijau.com – Pupuk kompos bisa jadi pilihan bijak untuk menyuburkan tanaman. Penggunaannya dapat memperbaiki sifat fisik  dan mikrobiologi tanah. Kompos merupakan salah satu pupuk organik yang d...

5 Jenis Limbah yang Bisa Jadi Pupuk Kompos untuk Menyuburkan Tanaman
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"



  • Limbah  pertanian



Indonesia sebagai negara agraris, yang sebagian masyrakatnya hidup sebagai petani. Seharusnya memiliki pupuk kompos yang melimpah.

Banyak yang bisa disulap jadi kompos, misalnya  jerami, sekam padi, gulma, batang jagung, tongkol jagung, semua bagian vegetatif tanaman, batang pisang, sabut kelapa, dan masih banyak lagi.

Khusus untuk jerami, di Indonesia merupakan sumber bahan kompos yang paling baik dan sering digunakan



  • Limbah peternakan



Kotoran dari hewan ternak adalah bahan kompos yang banyak dimanfaatkan. Semisal kotoran  sapi, kambing, dan ayam.

Ternak-ternak ini menghasilka kotoran yang berbentuk padat dan cair. Kotoran tersebut bisa diguankan sebagai bahan baku kompos. Kotoran yang sudah dikomposkan akan mengalami penyusutan masa sebesar 50 persen.



  • Limbah perkebunan



Bagi yang hidup di area perkembunan semisal perkembunan kelapa sawit.  Tandan kosong kelapa sawit yang merupakan hasil sampingan dari kebun sawit bisa dijadikan sebagai bahan baku kompos.



  • Limbah industri



Kebanyakan Industri menjdi biang kerok pencemaran lingkungan. Sebab banyak yang tidak mengelolah limbahnya dengan baik.

Tentu tidak semua limbah industri bisa jadi kompos. Namun, untuk Industri  rumah tangga seperti industri pembuatan tahu dan industri kayu menghasilkan hasil sampingan organik yang bisa digunakan sebagai bahan kompos.

Daripada dibuang begitu saja mencemari lingkungan, ya lebih baik dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman dan menyehatkan tanah.



  • Limbah rumah tangga



Limbah rumah tangga adalah limbah yang melimpah. Diperkirakan setiap rumah tangga di perkotaan bisa menghasilkan sampah rata-rata 2—3 kg.

Limbah atau sampah rumah tangga biasanya dibagi menjadi dua, yakni  organik dan  nonorganik. Nah, untuk  sampah organic ini  bisa diolah kembali menjadi kompos, namun tidak semua bisa.

Sampah organik yang bisa dibuat menjadi kompos adalah bahan yang mudah hancur, semisal sisa makanan matang seperti nasi, daging, tulang, duri-duri ikan, sayur basi, dan produk yang berasal dari susu karena bisa menimbulkan bau dan menjadi bibit penyakit.

Limbah organic rumah tangga ini biasanya menimbulkan bau yang bikin puyeng. Karena itu Jika ingin menggunakan bahan-bahan tersebut,harus menggunakan komposter tipe anaerob yang tanpa udara atau gunakan cacahan nanas untuk meminimalisir bau.

Selanjutnya, selamat mencoba!

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2