Program Mandiri Benih Sulsel Dorong Ketahanan Pangan dan Lingkungan Berkelanjutan

Klikhijau.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian melalui peluncuran program Mandiri Benih...

Program Mandiri Benih Sulsel Dorong Ketahanan Pangan dan Lingkungan Berkelanjutan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian melalui peluncuran program Mandiri Benih 2025.

Kegiatan ini diluncurkan langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Minggu (16/11/2025).

Salah satu fokus utama yang disampaikan Gubernur adalah pentingnya kemandirian benih yang dibudidayakan langsung di daerah agar lebih adaptif terhadap kondisi tanah dan iklim di Sulsel.

“Dia ditangkar di tempat penangkar-penangkar kita, IKB-IKB kita. Jadi, kita ambil benih sumber dari persilangan yang ada di Kementan, kemudian kita bawa ke sini, lalu kita tangkar ke IKB-IKB kita,” jelasnya.

Gubernur menekankan bahwa benih yang telah tumbuh dan berbuah di Sulsel memiliki kualitas unggul sebelum didistribusikan ke masyarakat.

“Ini setelah lahir, kemudian dipanen, inilah yang kemudian dikemas, disertifikasi, baru dibagi ke seluruh masyarakat. Sehingga dia adalah turunannya setelah melahirkan di Sulsel, setelah dia berbuah dan dipanen. Buahnyalah itu yang dibagi menjadi bibit unggul, karena dia turunan pertama, ke seluruh petani kita,” ujarnya.

Menurutnya, keunggulan utama benih lokal adalah daya adaptasi yang lebih baik. “Dia lebih adaptif karena ditangkar di sini. Dia lebih kenal tanahnya, lebih kenal cuacanya. Tahan hama,” ujar Andi Sudirman. Ia juga menyebut data survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan peningkatan hasil ubinan. “Waktu kita ubinan tahun 2022, pengujiannya itu kenaikannya sampai 8 menjadi 13 ton. Sekitar 20 persen.”

Dalam peluncuran ini, Pemprov Sulsel juga meresmikan sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian. “Ada alsintan ya. Ini totalnya Rp 75 miliar untuk benih dan alat-alat alsintan itu sekitar kurang lebih Rp 20 miliar sekian. Jadi totalnya sekitar Rp 116 miliar,” ungkapnya.

Menguatkan sektor pertanian menurut Gubernur membutuhkan konsistensi dalam menjaga seluruh rantai produksi. “Bagaimana kita menjaga mulai dari benih, sistem pengairan, pemeliharaan yang baik, dan kemudian pascapanen. Kalau itu kita jaga, apalagi harga sudah terjaga dengan baik oleh Bapak Presiden, tentu terima kasih banyak kepada Bapak Presiden Prabowo, ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” ucapnya.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel Bustanul Arifin menjelaskan bahwa program Mandiri Benih mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini. “Pemprov Sulsel telah melaksanakan program Mandiri Benih pada 2022 dan 2023 dengan jumlah benih bantuan di setiap tahunnya masing-masing 2,5 juta kg. Pada 2025 ini Pemprov Sulsel mengalokasikan Mandiri Benih dua kali lebih besar yakni sebanyak 5 juta kg atau senilai Rp 75 miliar dengan luas areal tanam sekitar 200.000 hektare,” jelasnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2