Popok Bekas dan Tongkol Jagung Disulap Jadi Solusi Bangunan Ramah Lingkungan

Klikhijau.com - Popok bekas dan tongkol jagung? Siapa sangka, dua limbah yang sering kita anggap remeh ini kini bisa jadi material bangunan masa depan. Berkat inovasi luar biasa dari tim dosen lintas...

Popok Bekas dan Tongkol Jagung Disulap Jadi Solusi Bangunan Ramah Lingkungan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Popok bekas dan tongkol jagung? Siapa sangka, dua limbah yang sering kita anggap remeh ini kini bisa jadi material bangunan masa depan. Berkat inovasi luar biasa dari tim dosen lintas keilmuan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), sampah-sampah ini disulap menjadi ECO-BLOX, sebuah panel dinding revolusioner yang ramah lingkungan dan hemat energi.

Produk inovatif ini baru saja mencuri perhatian di Konvensi Sains Teknologi dan Industri (KSTI) 2025 yang berlangsung 7-9 Agustus 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga). ECO-BLOX menjadi salah satu produk unggulan yang digadang-gadang mampu menjawab tantangan energi, khususnya di negara beriklim tropis seperti Indonesia.

[irp]

Panel dinding ini dirancang khusus untuk meredam panas, menjaga suhu dalam ruangan tetap sejuk tanpa perlu banyak energi dari pendingin ruangan. Ini tentu jadi angin segar bagi kita yang sering mengeluhkan tagihan listrik membengkak akibat AC.

Pameran KSTI 2025 sendiri merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat pondasi menuju Indonesia Emas 2045. Mengusung tema โ€œSains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomiโ€, acara ini menjadi wadah kolaborasi penting antara para akademisi, pelaku industri, pemerintah, hingga masyarakat umum.

Mengubah Limbah Menjadi Material Bangunan


Dilansir dari laman resmi Kemdiktisaintek, ECO-BLOX merupakan material insulasi termal yang terbuat dari limbah popok bayi dan tongkol jagung. Tujuan utamanya adalah mendukung gerakan zero waste sambil menciptakan bangunan yang lebih hemat energi.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: