Perut Kembung dan Terlihat Membesar? Begini penyebabnya!

Klikhijau.com – Perut kembung merupakan kondisi dimana orang merasakan ketidaknyamanan pada perut. Kembung bisa disebabkan oleh banyak hal. Jika lebih sering bersendawa, kentut, atau perut terlihat...

Perut Kembung dan Terlihat Membesar? Begini penyebabnya!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Perut kembung merupakan kondisi dimana orang merasakan ketidaknyamanan pada perut. Kembung bisa disebabkan oleh banyak hal.

Jika lebih sering bersendawa, kentut, atau perut terlihat membesar, berarti Anda sedang kembung.

Ada juga beberapa kondisi yang biasanya muncul bersamaan dengan perut kembung. Misalnya diare, perut terasa nyeri, frekuensi buang air besar berubah, tinja berdarah, berat badan menurun, nyeri dada, dan nafsu makan berkurang.

Jika kondisi ini bersamaan muncul, segeralah periksa ke dokter. Hal tersebut bisa menjadi gejala penderita penyakit serius.

Lalu, apa yang menyebabkan perut menjadi kembung?

Penyebab umum perut kembung adalah cara makan yang terlalu cepat atau terlalu banyak, mengonsumsi makanan pedas dan berlemak, berbaring setelah makan, minum menggunakan sedotan, merokok, memakai gigi palsu yang longgar, atau mengunyah permen karet.

Karena itu, gas dalam usus bagian atas dapat berasal dari udara yang tertelan. Juga reaksi kimia dari penetralan asam dan alkali yang dipicu oleh makanan, dan gas terlarut yang bergerak dari aliran darah ke usus.

Produk makanan yang tidak dapat terserap dengan baik dalam usus kecil dapat berjalan lebih rendah ke usus besar tempat mereka difermentasi oleh bakteri. Proses ini dapat menghasilkan karbon dioksida, hidrogen atau gas metana.

Gas dari usus dapat keluar melalui sendawa atau buang angin, atau dengan diserap ke dalam darah atau dikonsumsi oleh bakteri.

Para peneliti di Inggris pada 1991 melacak kentut yang dihasilkan oleh sepuluh orang relawan sehat. Volume gas yang dikeluarkan dalam sehari bervariasi dari 214 militer (pada diet rendah serat) hingga 705 ml (pada diet tinggi serat).

Para peserta melepas angin rata-rata 14 hingga 18 kali per hari, dan sebagian besar terdiri atas karbon dioksida dan hidrogen.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2