Perihal Tambang Pasir Laut Boskalis, WALHI Sulsel Desak Penghentian Proyek

Klikhijau.com - Tambang pasir laut dan reklamasi pesisir dinilai merusak lingkungan dan menimbulkan bencana sosio-ekologis di pesisir dan laut Sulawesi Selatan. Hal ini ditegaskan Wahana Lingkungan...

Perihal Tambang Pasir Laut Boskalis, WALHI Sulsel Desak Penghentian Proyek
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Tambang pasir laut dan reklamasi pesisir dinilai merusak lingkungan dan menimbulkan bencana sosio-ekologis di pesisir dan laut Sulawesi Selatan.

Hal ini ditegaskan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui rilisnya ke Klikhijau, Jumat 19 Juni 2020.

Menurut WALHI, Boskalis sebagai kontraktor tambang pasir laut, merupakan salah satu aktor utama bisnis tersebut.

Data WALHI menunjukkan, sejak beroperasi jilid pertama (2017-2018) proyek Boskalis telah menimbulkan dampak kerusakan luar biasa bagi lingkungan pesisir dan kondisi sosial-ekonomi nelayan Galesong Raya.

[irp]

WALHI menyesalkan tidak adanya pemulihan lingkungan yang dilakukan perusahaan pasca kerusakan lingkungan akibat proyek tambang pasir laut.

โ€œPemerintah baik pusat maupun provinsi justru membuka ruang tambang pasir laut baru bagi Boskalis untuk kembali mengeruk pasir laut di wilayah tangkap nelayan Sulawesi Selatan,โ€ kata Riski Saputra, Staf Advokasi WALHI Sulsel.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: