Penggunaan Tisu Toilet Berkontribusi Langsung Terhadap Deforestasi

Klikhijau.com – Jumlah penggunaan tisu toilet sungguh mencengangkan. Itu dibuktikan oleh sebuah penelitian. Itu artinya pula jumlah bahan baku yang dibutuhkan juga banyak. Kita semua tahu, bahan ba...

Penggunaan Tisu Toilet Berkontribusi Langsung Terhadap Deforestasi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Jumlah penggunaan tisu toilet sungguh mencengangkan. Itu dibuktikan oleh sebuah penelitian. Itu artinya pula jumlah bahan baku yang dibutuhkan juga banyak.

Kita semua tahu, bahan baku tisu adalah pohon. Jadi, semakin banyak penggunaan tisu, maka semakin banyak pula pohon yang harus ditebang untuk memenuhinya.

Ada sebuah penelitian yang memperkirakan bahwa satu batang pohon dapat menghasilkan hingga 1.500 gulungan kertas atau tisu toilet.

Jumlah itu terlihat sangat banyak, namun tidak hanya digunakan oleh satu orang, tetapi oleh banyak orang. Jadi, satu batang pohon akan sangat sedikit jika 1.500 gulungan digunakan pula oleh ribuan orang.

Karena faktanya jumlah sebesar itu sebatang pohon yang besar, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan 10 orang di Amerika Serikat.

Tisu toilet jadi masalah lingkungan mulai dari proses penebangan pohon, distribusi hingga pasca pakai.

Hal pertama yang dilakukan untuk memproduksinya adalah, para pekerja akan menggunakan alat penebang pohon. Alat yang biasanya gergaji mesan yang menggunakan bahan bakar. Hal itu dapat menimbulkan pencemaran udara.

Setelah itu akan ada aktivitas  pengangkutan ke pabrik pengelohan yang bisa menimbulkan emisi transportasi.

Dalam proses pengelohannya akan ada dampak dari pabrik, mulai kemasan plastik, dan transportasi lanjut ke toko-toko. Setelahnya, dari toko akan ada emisi  transportasi  ke rumah.

Amerika Serikat dan China bersaing

Lalu berapa  kertas atau tisu toilet yang digunakan setiap negara. Dilansir dari Inhabitat,  jumlah gulungan berkontribusi lebih dari sekadar menebang pohon dan membuangnya ke toilet.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2