Pengetahuan tentang Cara Hidup Berdampingan dengan Alam Juga Terancam Punah

Klikhijau.com - Ketika pemerintah menetapkan kawasan sebagai taman nasional atau cagar alam untuk melindungi spesies, tujuannya jelas, mencegah kepunahan dan melestarikan keanekaragaman hayati. Nam...

Pengetahuan tentang Cara Hidup Berdampingan dengan Alam Juga Terancam Punah
Bacakan Artikel

Menurut Cindy, salah satu bentuk krisis biokultural yang dihadapi saat ini adalah terputusnya regenerasi pengetahuan dari para tetua adat kepada generasi muda.

“Salah satu bentuk krisis biokultural hari ini adalah matinya regenerasi pengetahuan dari para tetua adat kepada generasi muda. Warisan biokultural bukan konsep abstrak. Kita perlu mengembalikan perspektif pengelolaan sumber daya alam berdasarkan praktik yang sudah lama hidup dalam keseharian Masyarakat Adat,” ujarnya.

Sejalan dengan fokus Konferensi PBB untuk Keanekaragaman Hayati (CBD COP17) di Armenia pada Oktober tahun ini, dalam mempercepat tindakan nyata untuk menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati hingga 2030, WGII berhasil mendokumentasikan lebih dari satu juta hektare wilayah ICCAs (Indigenous Peoples and Local Community Conserved Territories and Areas). Ini adalah wilayah yang dijaga, dilindungi, dan dikelola oleh Masyarakat Adat dan komunitas lokal berbasis kearifan lokal dan pengetahuan tradisional sebagai warisan biokultural.

Karena itu, tantangan konservasi hari ini bukan hanya mencegah hilangnya hutan dan spesies, melainkan juga memastikan cara-cara hidup bersama alam yang diwariskan lintas generasi tidak ikut punah.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2