Penerbangan Lebih Ramah Lingkungan Jika Ketinggian Pesawat Diubah

Klikhijau.com – Masih ingat kisah sepasang kekasih Lorenz Keyßer dan Giulia Fontana. Keduanya menolak naik pesawat jika bepergian. Keduanya menganggap pesawat adalah penyumpang polusi udara yang be...

Penerbangan Lebih Ramah Lingkungan Jika Ketinggian Pesawat Diubah
Bacakan Artikel

Kini ada sebuah studi yang menunjukkan ada langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi emisi karbon dari pesawat, yakni mengubah ketinggian pesawat saat terbang. Langkah sederhana itu diyakini dapat mengubah dampak pesawat kepada lingkungan secara drastis.

Studi itu dilakukan oleh pada para ilmuwan di Imperial College London. Mereka menyimpulkan bahwa kerusakan iklim yang disebabkan oleh satu konsekuensi dari penerbangan dapat dikurangi sebanyak 59% dengan mengubah ketinggian terbang beberapa ribu kaki.

Jika temuan itu benar, tentu akan menjadi kabar bagus bagi dunia penerbangan. Menurut NASA, pesawat membentuk contrails, yakni sejenis awan es yang dibentuk oleh pesawat ketika uap air mengembun di sekitar partikel debu kecil, yang memberi uap energi yang cukup untuk membeku.

Berhenti produksi contrails

Ada sebuah studi lain pada bulan November 2019, studi tersebut dilakukan oleh ilmuwan MIT, mereka menyimpulkan bahwa contrails menyumbang 14% dari kerusakan kualitas iklim dan udara per unit bahan bakar penerbangan terpakai. Contrails juga dapat menghalangi panas keluar dari bumi.

Marc Stettler yang terlibat dalam studi tersebut mengungkapkan bahwa sifat contrails tidak bertahan lama, maksimum sekitar 18 jam,

[irp]

"Jika kita berhenti memproduksi contrails, efeknya akan hilang pada hari berikutnya," katanya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: