Peneliti Temukan Perubahan Iklim Perpendek Usia Pepohonan

Klikhijau.com – Perubahan iklim membawa dampak yang tidak sedikit. Salah satunya, menurut sebuah penelitian dilaporkan pada jurnal Science adalah membuat pepohonan lebih kerdil dan berusia pendek....

Peneliti Temukan Perubahan Iklim Perpendek Usia Pepohonan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Ini benar sejalan dengan yang dikemukakan oleh para peneliti, bahwa kenaikan suhu yang meningkatkan kebakaran hutan, kekeringan, serta wabah serangga, membuat pohon sulit bertahan lama. Lebih lanjut, laju deforestasi global yang meningkat tajam, menjadi berita buruk bagi pohon-pohon besar dan tua.

Rumah keanekaragaman hayati

Dr Nate McDowell, penulis utama studi dan ilmuwan Bumi di PNNL mengatakan, hutan dengan pohon-pohon berumur panjang memiliki keanekaragaman hayati yang jauh lebih tinggi daripada hutan muda.

“Mereka juga menyimpan lebih banyak karbon,” katanya.

Iya, peranan pepohona atau hutan hutan sangat besar dan utama dalam siklus karbon di ekosistem global.

Hutan mampu menyedot dan menabung sejumlah besar karbon dioksida. Selain itu, hutan menjadi rumah rumah bagi keanekaragaman hayati.

Keutamaan lain dari pepohonan atau hutan adalah tempat memanen air bersih untuk dikonsumsi, juga dapat membantu mengatur curah hujan dan mencegah banjir.

Sayangnya, hutan baru tidak mampu memenuhi peran itu, sebab selain pohon lebih pendek, juga usianya tak bisa setangguh pohon-pohon tempo dulu yang mampu bertahan hingga ratusan tahun.

Dampak yang bisa diprediksi dari fenomena ini adalah akan memperparah perubahan lingkungan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2