Hari Lingkungan Hidup dan Agenda Pembangunan Berkelanjutan yang Terbengkalai

Klikhijau.com – Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini akan diperingati secara virtual akibat pandemi Covid-19. Kementeria...

Hari Lingkungan Hidup dan Agenda Pembangunan Berkelanjutan yang Terbengkalai
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini akan diperingati secara virtual akibat pandemi Covid-19.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah mengeluarkan rilis agenda di perayaan hari lingkungan. Bila setiap tahunnya, ditandai dengan Pameran Lingkungan Hidup, kali ini hanya dengan aksi-aksi virtual.

Walau begitu, pesan dari hari lingkungan hidup diharapkan dapat diinternalisasi secara luas. Pertama, tentang perlunya melakukan introspeksi massal untuk melihat bagaimana bumi saat ini. Bumi mendekati krisis paling nadir, mulai dari polusi udara, dampak perubahan iklim, beban sampah plastik hingga ancaman deforestasi.

Lingkungan dan manusia sedang merasakan beragam persoalan, mulai dari bencana alam hingga ancaman pandemi akibat deforestasi dan satwa liar yang kehilangan habitatnya. Tidak berhenti di situ, degradasi pada lingkungan telah menimbulkan kepunahan spesies hingga ancaman krisis pangan dan sumber daya.

[irp]

Oleh sebab itu, hal kedua yang harus dipikirkan bersama adalah merencanakan aksi kolaboratif yang dapat berkontribusi terhadap perbaikan lingkungan. Kita perlu mengidentifikasi kembali duduk persoalannya serta mengevaluasi agenda kerja yang selama ini sudah dijalankan.

Bumi saat ini saat ini sedang mengancam kondisi kemanusiaan. Semua akar persoalannya karena kegagalan kita menjaga alam. Pernyataan ini dihaturkan Lembaga Lembaga Lingkungan PBB atau United Nations Environment Programme (UNEP) di laman resminya terkait Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Padahal, kelestarian lingkungan mejadi penentu utama tercapainya 9 target pembangunan berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (SDGs).

Oleh sebab itu, hari lingkungan hidup ini dapat dijadikan momen baik untuk melihat kembali 9 agenda atau target pembangunan berkelanjutan yang agaknya terbengkalai.

[irp]



  • Agenda menurunkan angka kemiskinan



Kemiskinan menjadi isu global yang hingga saat ini masih dirasakan sejumlah Negara termasuk Indonesia. Dalam laporan The Sustainable Development Goals Report 2019, Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan tegas menyatakan bawah target mengurangi angka kemiskinan tidak akan tercapai. PBB memprediksi, masih ada sekitar 6% penduduk dunia yang berada di bawah garis kemiskinan pada 2030.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2