Peneliti Kaget Temukan Mikroplastik Jadikan Laut Dalam Tempat Kumpul

Klikhijau.com – Rasanya membincangkan plastik tidak cukup tanpa menyinggung pula mikroplastik. Keduanya membawa dampak cukup besar bagi lingkungan. Plastik adalah induk dari mikroplastik yang beruk...

Peneliti Kaget Temukan Mikroplastik Jadikan Laut Dalam Tempat Kumpul
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

“Hampir setiap orang pernah mendengar tentang ‘tambalan sampah’ yang terdiri dari plastik-plastik yang mengambang di lautan. Meski begitu, kami tetap terkejut saat menemukan konsentrasi tinggi mikroplastik yang ada di dasar laut,” katanya seperti dikutip dari nationalgeographic, 7 Mie 2020.

Dari serat tekstil

Para peneliti ini mengambil sampel sedimen dari Laut Tyrrhenian, bagian dari laut Mediterranean yang berlokasi di lepas pantai Italia, dengan kedalaman antara 600 dan 900 meter di mana arus memiliki interaksi terbesar dengan dasar laut.

Dari semua lokasi para peneliti menemukan, mikroplastik tidak terdistribusi secara merata di seluruh wilayah penelitian. Mereka justru didistribusikan oleh arus dasar laut kuat yang memusatkannya di area-area tertentu

Hasil studi mereka menunjukkan bahwa hampir semua sampel yang dianalisis mengandung mikroplastik. Namun yang mencengangkan, mikroplastik yang mereka temukan dominan terbuat dari serat tekstil yang tidak tersaring pengolahan air limbah.

Apa yang temukan oleh Kane dan timnya juga ditemukan oleh peneliti dari dari National Oceanography Centre yang dipimpin oleh Dr Mike Clare.

Clare mengungkapkan jika penelitian yang mereka lakukan menunjukkan bagaimana penelitian rinci mengenai arus dasar laut dapat membantu menghubungkan jalur transportasi mikroplastik di laut dalam dan di mana mereka berkumpul.

“ Hasilnya menegaskan pentingnya intervensi kebijakan untuk membatasi masuknya plastik ke lingkungan alam. Juga untuk meminimalisasi dampaknya pada ekosistem laut,” paparnya.

Dan untuk mengetahui di mana terdapat endapan mikroplastik yang banyak. Para peneliti memisahkan mikroplastik dari sedimennya di laboratorium.

Setelah terpisah mereka kemudian menghitungnya di bawah mikroskop menggunakan spektroskopi inframerah untuk menentukan jenis plastik individu.

Pengukuran mikroplastik lalu dikombinasikan dengan model arus laut dalam dan pemetaan dasar laut untuk menentukan di mana endapan yang besar berkumpul.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2