Peduli Banjir Masamba, UPT KLHK Distribusi Bantuan dan Sinergi ke Tapak

Klikhijau.com - Banjir Bandang yang terjadi di Masamba Kabupaten Luwu Utara pada Senin 13 Juli 2020 lalu telah menelan  korban jiwa,  40 orang dinyatakan hilang dan 36 jiwa meninggal. Menurut keter...

Peduli Banjir Masamba, UPT KLHK Distribusi Bantuan dan Sinergi ke Tapak
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Banjir Bandang yang terjadi di Masamba Kabupaten Luwu Utara pada Senin 13 Juli 2020 lalu telah menelan  korban jiwa,  40 orang dinyatakan hilang dan 36 jiwa meninggal.

Menurut keterangan dari Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Wisnu Widjaja, selain korban hilang dan meninggal sebanyak 14. 483 jiwa yang menjadi korban terdampak.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA)  Sulawesi Selatan Ir. Thomas Nifinluri bersama Tim UPT KLHK bergerak ikut serta memberi bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak.

Dalam kondisi transportasi yang masih belum stabil tim relawan  langsung  mendatangi korban di kediamannya dan pos-pos pengunsian.

“Untuk mobilisasi bantuan ke lapangan digunakan beberapa unit kendaraan roda 4 dan roda 2 dari BBKSDA Sulsel yaitu Mobil double cabin Isuzu D-Max 1 unit dan 5 unit Motor trail didukung 9 personil lapangan bersama personil Manggala Agni" jelas Thomas.

Banjir Bandang Masamba membuat pilu dan haru banyak pihak. Pasca banjir simpati dan empati masyarakat datang dari segala penjuru.

"Kami dari solidaritas rimbawan KLHK Sulawesi Selatan melakukan aksi penyaluran bantuan  langsung  ke tapak.  Bantuan pertama telah kami berikan 3 hari pasca bencana. Dan bantuan berikutnya berangkat dari Makassar, Rabu 22 Juli 2020 dan langsung  ke lokasi yang terdampak bencana, " tutur Thomas Nifinluri yang menginisiasi bantuan bersama tim UPT  KLKH.

Thomas mengatakan, saat turun ke lapangan tim Solidaritas Rimbawan Sulsel  dipimpin Kepala Bidang Wilayah I, BBKSDA Palopo dan Kadaops Galag Malili, serta Kasi SKW 2.

"Tim kemudian melaporkan ke Pemda Luwu Utara dan diterima oleh Bapak Sekwilda Lutra. Tim melaporkan pemberian bantuan UPT KLHK Sulsel dan rencana distribusi langsung ke warga terdampak bencana sesuai hasil penilaian lapangan Posko Daops Manggala Agni Malili. Selanjutnya Tim Solidaritas Rimbawan melakukan unloading bantuan di Posko Manggala Agni dan diserahterimakan oleh Kabidwil 1 Palopo BBKSDA Sulsel kepada Kadaops Malili," jelas Thomas.

Selama 2 hari tim Manggala Agni Daops Malili bersama Tim Sekso Konservasi Wilayah 2 Mangkutana melakukan distribusi bantuan yang diberikan UPT KLHK Sulsel langsung  ke tangan para korban.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2