Olimpiade Tokyo dan Alasan Menobatkannya sebagai Olimpiade Ramah Lingkungan
Klikhijau.com – Olimpiade telah jadi ajang olahraga terbesar sejagad. Pagelarannya dilakukan empat tahun sekali. Dan diikuti banyak atlet dari berbagai negara. Olimpiade menjadi tempat mengadu berb...
Klikhijau.com – Olimpiade telah jadi ajang olahraga terbesar sejagad. Pagelarannya dilakukan empat tahun sekali. Dan diikuti banyak atlet dari berbagai negara.
Olimpiade menjadi tempat mengadu berbagai cabang olahraga dari seluruh dunia. Perjalanan pesta olahraga ini telah berlangsung sangat lama. Menurut catatan Wikipedia, olimpiade pertama kali digelar di Athena, Yunani pada tahun 1896 silam.
Pesta akbar dunia olahraga ini menggaungkan motto Citius, Altius, Fortius yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti "Lebih cepat, Lebih tinggi, Lebih kuat.”
Tidak ada negara yang paten sebagai pelaksana ajang empat tahunan ini. Setiap negara memiliki peluang menjadi tuan rumah.
[irp]
Dan setiap negara yang menjadi tuan rumah dari ajang ini memiliki misi dan tujuan tertentu, juga ciri khas masing-masing.
Pada tahun ini, olimpiade berlangsung di Tokyo, Jepang. Seharusnya pagelarannya dilaksanakan tahun 2020 lalu, tapi karena pandemi Covid-19 harus molor ke tahun 2021 ini.
Jepang sama seperti negara penyelenggara sebelum-sebelumnya yang juga tampil dengan ciri khasnya sendiri.
Namun, hal menakjubkan dari penyelenggaraan tahun ini, karena negara penyelenggara (Jepang) mencoba membuat inovasi baru yang ramah lingkungan.
Jadi, selain sebagai ajang adu bakat, Olimpiade Tokyo 2020 tahun ini, juga mengangkat isu lingkungan dengan tema “Be better, together – for the planet and the people”.
Nah, ini 6 alasan kenapa Olimpiade Tokyo layak menyandang sebagai pesta olahraga akbar yang ramah lingkungan
-
Obor dari limbah
-
Tempat tidur dari kardus
-
Medali dari daur ulang
-
Seragam ramah lingkungan
-
Podium dari plastik bekas
-
Mobil ramah lingkungan