Observasi BMKG Langkah Awal Lindungi Masyarakat dari Perubahan Iklim

Klikhijau.com - Pada tanggal 23 Maret 2026 mendatang. Menjadi hari yang istimewa bagi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Di tanggal tersebut akan diperingatan Hari Meteorologi Du...

Observasi BMKG Langkah Awal Lindungi Masyarakat dari Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menegaskan peran aktif BMKG pada jaringan WMO, termasuk Global Atmosphere Watch (GAW), memastikan Indonesia terhubung dengan sistem observasi global. Demikian itu, data nasional dapat berkontribusi pada pemantauan iklim dunia sekaligus memperkaya kapasitas nasional.

Langkah kolaboratif ini sejalan dengan komitmen kuat BMKG untuk terus memperkuat sistem observasi, memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta mempercepat akselerasi transformasi digital.

Hal ini menjadi landasan ajakan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memanfaatkan data BMKG dalam pengambilan keputusan.

“Informasi cuaca dan iklim bukan hanya untuk ahli, tetapi untuk semua orang: nelayan, petani, pelaku usaha, hingga masyarakat umum,” tutur Ardhasena Sopaheluwakan.

Mengingat, dampak nyata observasi BMKG bukan sekadar angka di layar, melainkan informasi yang menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlanjutan kehidupan.

[irp]

Sebagaimana disampaikan Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, peringatan dini BMKG menjadi sumber informasi penting terkait potensi cuaca ekstrem di Indonesia. Dalam setiap kejadian siklon tropis, termasuk Siklon Tropis Seroja (2021) dan Senyar (2025), BMKG secara intensif melakukan pemantauan, analisis, dan prediksi berbasis data observasi dan model numerik untuk mengidentifikasi potensi dampak, yang kemudian disampaikan sebagai dasar pengambilan langkah antisipatif.

Begitu pula pada peristiwa banjir besar di Kalimantan Selatan pada tahun 2021, data curah hujan ekstrem yang diperoleh dari jaringan observasi BMKG menjadi salah satu dasar penting dalam penetapan status darurat serta percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak. Selain itu, pada sektor penerbangan dan pelayaran, informasi prakiraan cuaca dengan berbagai skala waktu turut berperan dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional transportasi, khususnya pada jalur-jalur padat seperti lintasan Jawa–Sumatra serta rute internasional.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: