New Normal, TII: Pemerintah Perlu Mendorong Pemulihan Ekonomi Rumah Tangga

Klikhijau.com – Memasuki fase new normal, pemerintah diminta mendorong pemulihan ekonomi rumah tangga yang terdampak langsung selama pandemi. Terlebih di fase kenormalan baru ini semua orang ditunt...

New Normal, TII: Pemerintah Perlu Mendorong Pemulihan Ekonomi Rumah Tangga
Bacakan Artikel

Poin penting yang harus diperhatikan dalam penerapan 'new normal' adalah giat pemerintah untuk mengadopsi kebijakan berbasis bukti dalam berbagai area, terutama perlindungan sosial.

Pemerintah harus melakukan konsultasi dan komunikasi yang intens untuk memastikan bahwa terobosan kebijakan untuk memulihkan dampak sosio-ekonomi memang relevan untuk konteks masyarakat Indonesia.

Termasuk mendorong penerapannya, baik di area perdesaan maupun perkotaan secara geografis maupun pada sektor informal maupun formal pada sisi sektor ketenagakerjaan.

“'New normal' berarti memastikan bahwa respons-respons kebijakan yang ada semakin kendur. Tetapi pemerintah justru harus memiliki respons pemulihan dampak sosio-ekonomi yang kontekstual dengan kebutuhan masyarakat terdampak,” tutup Nopitri.

Adaptasi di era new normal

Lalu, bagaimana pola hidup untuk adaptasi ke new normal. Melansir Katadata, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dan dijalankan secara konsisten memasuki new normal, berikut penjelasannya:
#Memakai masker

Masker adalah benda wajib Setiap keluar rumah, setiap orang wajib memakai masker. Cara ini bukan hanya untuk melindungi diri dari infeksi virus corona, tapi juga menghindari orang di sekitar tertular.
#Jaga kebersihan dan kesehatan diri

Menjaga kesehatan adalah modal terpenting selama masa new normal. Pastikan tubuh Anda dalam keadaan fit dan bugar saat beraktivitas agar punya daya tahan tubuh dari kemungkinan terserang virus.
#Banyak menabung, kurangi pengeluaran

Lebih banyak menabung, kurangi pengeluaran Hampir tiga bulan ini mungkin pengeluaran Anda menjadi lebih terarah untuk kebutuhan penting, bukan berbelanja impulsif.

Kemunculan virus corona membuat orang lebih berhemat. Masa depan terlihat tidak pasti dan rapuh. Banyak orang tidak mau mengambil risiko, apalagi membeli barang-barang tidak perlu. Kalau kondisi perekonomian memburuk, lebih baik memang menabung daripada berbelanja. Perilaku ini layaknya peribahasa sedia payung sebelum hujan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2