Mulai Paham Risiko Konsumsi Karbohidrat Berlebihan? Bila Harus Berhenti, Ini Imbasnya ke Tubuh!

Klikhijau.com - Terlalu banyak konsumsi karbohidrat seringkali dianggap sebagai penyebab utama obesitas. Beberapa orang pun mulai mengontrol jumlah asupan karbohidrat yang dikonsumsinya. Jika targe...

Mulai Paham Risiko Konsumsi Karbohidrat Berlebihan? Bila Harus Berhenti, Ini Imbasnya ke Tubuh!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Terlalu banyak konsumsi karbohidrat seringkali dianggap sebagai penyebab utama obesitas. Beberapa orang pun mulai mengontrol jumlah asupan karbohidrat yang dikonsumsinya.

Jika targetmu adalah menurunkan berat badan, kamu mungkin akan melihat hasilnya setelah memangkas asupan karbohidrat. Terutama lemak pada bagian perut.

Namun, sama seperti diet ekstrim, pola makan rendah karbohidrat membawa sejumlah efek samping.

Ahli gizi teregistrasi dari Wellness Institute, Kristin Kirkpatrick menjelaskan efek samping yang dimaksud.

1. Sakit kepala

Pada beberapa hari awal menjalani pola makan rendah karbohidrat, tubuh kita memerlukan penyesuaian besar untuk mengganti bahan bakar favoritnya, cadangan glukosa dan glikogen, menjadi sumber lainnya.

Dalam kasus diet keto, berarti sumber utama diperoleh dari komponen yang dihasilkan dari pembakaran lemak. Tubuh akan mulai terbiasa menggunakan bahan bakar baru tersebut setelah sekitar tiga atau empat hari. Setelah itu, sakit kepala mungkin tidak lagi kamu rasakan.

2. Lesu

Kamu mungkin akan merasa kelelahan atau gemetar pada beberapa hari awal menjalani pola makan rendah karbohidrat. Alasannya sama, yaitu karena tubuhmu kehilangan bahan bakar utama yang biasa digunakan untuk menghasilkan tenaga.

3. Kram otot

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2