Meresapi Lagu Berbau Alam dari Payung Teduh yang Meneduhkan

Klikhijau.com – Lagu-lagu Payung Teduh memiliki daya pikat tersendiri. Lirik-liriknya terdengar puitik dan lembut. Sejak mengeluarkan lagu pertama mereka Angin Pujaan Hujan nama  Payung Teduh mulai...

Meresapi Lagu Berbau Alam dari Payung Teduh yang Meneduhkan
Bacakan Artikel

Cerita Tentang Gunung dan Laut


 

Ta-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Ta-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Ta-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Ta-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Ta-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Ta-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Ta-ra-ra-ru-ru-ru-rua

Aku pernah berjalan di atas bukit
Tak ada air
Tak ada rumput
Tanah terlalu kering untuk ditapaki
Panas selalu menghantam kaki dan kepalaku

Aku pernah berjalan di atas laut
Tak ada tanah
Tak ada batu
Air selalu merayu
Menggodaku masuk ke dalam pelukannya

Tak perlu tertawa atau menangis
Pada gunung dan laut
Karena gunung dan laut
Tak punya rasa

Tak perlu tertawa atau menangis
Pada gunung dan laut
Karena gunung dan laut
Tak punya rasa

Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua

Aku tak pernah melihat gunung menangis
Biarpun matahari membakar tubuhnya
Aku tak pernah melihat laut tertawa
Biarpun kesejukan bersama tariannya
Tak perlu tertawa atau menangis
Pada gunung dan laut
Karena gunung dan laut
Tak punya rasa

Tak perlu tertawa atau menangis
Pada gunung dan laut
Karena gunung dan laut
Tak punya rasa

U-u-u-u-u-u
U-u-u-u-u
A-a-a-a-a-a
A-a-a-a-a
A-a-a-a-a
U-u
U-u-u-u-u-u-u
U-u-u-u-u

Pada gunung dan laut
Karena gunung dan laut
Tak punya rasa (Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua)

Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua (Oh)
Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua
Pa-ra-ra-ru-ru-ru-rua

Makin Lelah


 

Kupandangi langit
Awan merah kelabu
Matahari sudah
Lelah berjalan

Perjalanan ku belum berakhir
Garis hidup masih tegang
Mataku sudah selesai menatap
Kaki ini segan melangkah
Kaki ini segan melangkah

Langit menggelap
Padang rumput semakin samar
Bayangan pohon memudar
Aku masih harus berjalan

Makin jauh
Makin lelah
Makin jauh
Makin lelah

Perjalanan ku belum berakhir
Garis hidup masih tegang
Mataku sudah selesai menatap
Kaki ini segan melangkah
Kaki ini segan melangkah

Langit menggelap
Padang rumput semakin samar
Bayangan pohon memudar
Aku masih harus berjalan

Makin jauh
Makin lelah
Makin jauh
Makin lelah

Makin jauh
Makin lelah
Makin jauh
Makin lelah

Itulah lagu payung teduh berbau alam yang layak didengarkan...selama mendengarkan, sahabat hijau!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2