Menyoal Perlunya Memperkuat Ketahanan Nasional di Bidang Lingkungan Hidup

Klikhijau.com – Ketahanan nasional di bidang lingkungan hidup sangat penting untuk terus ditingkatkan. Hal ini penting untuk merespons potensi bencana alam di Indonesia yang juga tinggi. Oleh sebab...

Menyoal Perlunya Memperkuat Ketahanan Nasional di Bidang Lingkungan Hidup
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Ketahanan nasional di bidang lingkungan hidup sangat penting untuk terus ditingkatkan. Hal ini penting untuk merespons potensi bencana alam di Indonesia yang juga tinggi.

Oleh sebab itu, diperlukan suatu kajian dan pemetaan standar resiliensi hingga meningkatkan kapasitas resiliensi nasional. Wacana ini mengemuka dalam diskusi Pojok Iklim secara virtual dengan tema “Resiliensi, Ketahanan Nasional Bidang Lingkungan”, (10/2/2021).

Diskusi virtual ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan dipandu oleh Staf Ahli Menteri LHK Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah, Winarni Monoarfa.

Membuka diskusi Pojok iklim secara virtual Ketua Dewan Pertimbangan Pengendalian Perubahan Iklim, KLHK, Sarwono Kusumaatmaja menyampaikan, saat ini sedang ditelaah suatu masalah yang sangat kompleks dimana pandemi terjadi bersamaan dengan berbagai bencana akibat dari perubahan iklim atau geografi.

Urgensi ketahanan ekologi

Sarwono mengatakan, ini semua mempunyai efek berantai yang sangat memengaruhi jalannya kehidupan setiap orang yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-sehari. Oleh karena itu, dalam menghadapi masalah ini, perlu adanya pembahasan yang lebih khusus mengenai resiliensi.

Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono dalam pemaparannya mengatakan ketahanan nasional memiliki dimensi yang sangat luas dan mencakup berbagai bidang.

Untuk mewujudkan  Ketahanan Nasional diperlukan penguatan pada dimensi lingkungan hidup yang menyangkut ekonomi, masyarakat, dan ekologi planet bumi.

Dalam kaitan dengan ketahanan nasional di bidang lingkungan hidup dapat disebut dengan ketahanan ekologi kata Bambang antara lain ketahanan air, ketahanan pangan, ketahanan energi dan ketahanan sosial ekonomi.

“Kita harus dapat membangun ketangguhan, keuletan, dan kemampuan sehingga memiliki kekuatan nasional. Ini merupakan ajakan untuk semua pihak dalam menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) baik dari dalam dan luar serta dari berbagai aspek ATHG termasuk dinamika perubahan lingkungan hidup diantaranya perubahan iklim,” jelas Bambang.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2