Menstabilkan Populasi Satwa Liar dengan Perburuan yang Diatur
Klikhijau.com - Menstabilkan populasi satwa liar. Jadi tantangan tersendiri. Apalagi ketika sumber makanan mereka semakin menipis. Agar satwa liar mampu bertahan hidup dengan populasi yang tak terl...
Klikhijau.com - Menstabilkan populasi satwa liar. Jadi tantangan tersendiri. Apalagi ketika sumber makanan mereka semakin menipis.
Agar satwa liar mampu bertahan hidup dengan populasi yang tak terlalu melonjak. Diperlukan penerapan satu metode untuk mengatasinya.
Salah satu cara yang ditawarkan oleh sebuah studi dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia, yang diterbitkan dalam jurnal Ecology Letters, adalah melalui perburuan dan peraturan satwa liar lainnya.
Cara ini diyakini dapat membantu menstabilkan populasi hewan. Dengan menggunakan model statistik dan simulasi untuk menganalisis dampak perburuan yang diatur terhadap populasi hewan. Salah satu model dikembangkan khusus untuk rusa Svalbard.
[irp]
Para ahli melaporkan bahwa bahkan panen rendah hingga sedang dapat membantu hewan yang tersisa bertahan dari cuaca ekstrim dan perubahan iklim.
“Pemanenan atau cara lain untuk mengatur populasi hewan terkadang dapat memiliki efek positif dengan mengurangi persaingan untuk mendapatkan makanan,” kata Bart Peeters, yang merupakan pemimpin penulis studi tersebut.
Peeters juga mengungkapkan bahwa kondisi penggembalaan musim dingin yang buruk, seperti lapisan salju yang tebal atau es di tundra, meningkatkan persaingan untuk mendapatkan makanan.
“Ini berdampak kecil ketika populasinya kecil dan hanya sedikit hewan yang bersaing untuk mendapatkan makanan. Tetapi dalam populasi yang lebih besar, banyak hewan akan mati kelaparan ketika kondisi cuaca buruk mengurangi sumber daya yang tersedia,” tambahnya.
Di bawah kondisi cuaca ekstrim, seperti selama bulan-bulan musim dingin yang dingin, populasi padat dapat runtuh ketika ketersediaan makanan langka.
“Perburuan yang diatur dapat memiliki efek positif karena mengurangi jumlah hewan sebelum musim dingin. Jadi, lebih sedikit hewan yang perlu bersaing untuk mendapatkan makanan,” jelas Peeters.
[irp]