Makna Julukan Hewan Pada Klub Sepakbola Semifinalis Piala Menpora

oleh -37 kali dilihat
Makna Julukan Hewan Pada Klub Sepakbola Semifinalis Piala Menpora
Supporter PSM Makassar - Foto/Kumparan
Azwar Radhif

Klikhijau.com – Gelaran Turnamen Pra Musim Piala Menpora tengah memasuki babak semifinal. Tercatat sebanyak 4 klub yang bertahan sampai di tahap ini. Ke-4 klub ini telah berjuang dari babak penyisihan grup dan perempat final, bertemu dengan tim-tim besar lainnya untuk sampai ke 4 besar.

Animo sepakbola publik sangat besar pada turnamen ini. Meski hanya turnamen pra musim saja, tetapi kerinduan masyarakat Indonesia terhadap turnamen sepakbola nasional begitu menggelora. Apalagi, sejak Covid-19 menyerang tanah air, turnamen antar klub terpaksa dihentikan.

Terlebih, nyaris keseluruhan tim sepakbola Indonesia mewakili daerahnya masing-masing, sehingga kompetisi nasional selalu menarik bagi penggemarnya.

Ada hal lain dari sebuah klub yang cukup sering digaung-gaungkan, yaitu julukan klub. Sebagian besar klub di Indonesia menggunakan simbol hewan sebagai identitas klubnya. Hewan dimaknai sebagai simbol keunikan sebuah klub. Karena itu, tak jarang gambar hewan juga diabadikan di logo klub.

Ada banyak makna dari simbol hewan yang dikenakan tim sepakbola. Sebagian lainnya berkaitan dengan sejarah kebesaran daerah asal klub tersebut dimana julukan hewan berkaitan dengan kota ataupun tokoh perjuangan setempat.

Sebagian lainnya diadopsi dari hewan endemik daerah asal klub yang menjadi ciri khas dan dikenal oleh masyarakat daerah lain. Ada juga klub yang menggunakan simbol hewan yang banyak ditemukan di daerah lain, tetapi memiliki makna yang besar di daerah tersebut.

KLIK INI:  Mencegah Sampah Plastik ke Laut, Realistis atau Utopis?

Seperti contohnya makna kerbau bagi masyarakat Sumatera Barat yang diadposi oleh Semen Padang FC dan makna sapi bagi masyarakat Madura yang dikenakan sebagai simbol klub Madura United.

Hewan juga kerap dijadikan sebagai mitologi oleh masyarakat setempat. Karena itu, mitos ini digunakan sebagai penanda kebesaran sebuah klub sepakbola daerah.

Nah, sobat hijau, berikut ada 4 klub semifinalis Piala Menpora yang juga menggunakan hewan sebagai julukan klubnya.

  1. PSM Makassar – Ayam Jantan Dari Timur

Dari timur Indonesia, terdapat salah satu tim yang paling disegani lawan-lawannya. Selain karena usianya yang terlampai tua, klub ini juga kerap menorehkan prestasi dan seringkali merepotkan musuhnya di lapangan hijau.

PSM Makassar memiliki julukan ‘ayam jantan dari timur’. Julukan ini diadopsi dari ketokohan Sultan Hasanuddin, seorang Raja kerajaan Gowa yang berjuang melawan penjajahan kolonial Belanda. Karena ketangguhannya, Sultan Hasanuddin dijuluki ayam jantan dari timur.

KLIK INI:  Volume Sampah Plastik Meningkat Tajam Selama Pandemi, Ini Penyebabnya!

Semangat dari Sultan Hasanuddin mengalir dalam darah anak-anak Makassar. Karena itu, slogan klub dari timur Indonesia itu selalu bermakna semangat perjuangan hingga titik darah penghabisan.

Klub ini kerap disebut ‘juku eja’ atau ikan merah. Julukan Ini dapat dimaknai kehidupan masyarakat Makassar yang sebagian besar berada di wilayah pesisir, dan merah yang melambangkan warna kebesaran klub.

  1. Persija Jakarta – Macan Kemayoran

Persija merupakan salah satu klub besar yang telah banyak meriah trofi juara liga Indonesia. Klub asal ibukota ini memiliki julukan ‘macan kemayoran’. Julukan ini diambil dari legenda tokoh pemuda setempat yang karena kehebatannya, dijuluki macan oleh masyarakat.

Konon diceritakan, di daerah Kemayoran terdapat seorang pemuda jagoan silat bernama Murtado. Kesaktiannya digunakan untuk melindungi masyarakat setempat dari perlakuan sewenang-wenang Belanda.

Murtado juga diakui karena kehebatannya dalam pencak silat, sehingga tak ada satupun lawan yang berani melawannya. Karena itu, kekuatan Murtado diharapkan mampu merasik kedalam tim dan semangat para pemain.

KLIK INI:  Manusia Hanya Punya Dua Pilihan Terhadap Lingkungan, Menjaga atau Merusaknya, Pilih Mana?
  1. Persib Bandung – Maung Bandung

Persib merupakan tim yang cukup dikenal penggemar sepakbola tanah air. Perjalanan gemlang Persib Bandung tak berbeda jauh tim-tim besar tanah air. Senada dengan Persija, Persib memilik menggunakan ikon Maung sebagai simbol kebesaran tim.

Maung dalam bahasa lokal dimaknai sebagai harimau. Ada mitologi yang berkembang di masyarakat Sunda terkait hewan yang satu ini. Konon, satu kisah raja kerajaan Pajajaran, Prabu Siliwangi memiliki kesaktian merubah wujudnya menjadi harimau.

Ini diceritakan ketika Prabu Siliwangi dikejar-kejar oleh Putranya Prabu Kian Santang. Prabu Siliwangi merubah wujudnya dengan menyamar sebagai harimau dan berlari masuk kedalam hutan.

Asal mula penggunaan simbol ini pertama kali diperkenalkan oleh Kang Ibing, seorang seniman musik asal Kota Bandung. Lewat lagunya berjudul Jung Maju Maung Bandung pada 1991 silam, Kang Ibing memperkenalkan Maung sebagai simbol kebesaran Persib Bandung. Sejak itu juga, Maung diabadikan sebagai identitas klub.

KLIK INI:  Hari Bumi Sedunia 2021, Kolaborasi Pulihkan Bumi
  1. PS Sleman – Super Elang Jawa

PSS Sleman baru beberapa waktu lalu berhasil naik kasta ke liga 1. Namun, kehebatan tim promosi ini tak kalah dari tim seniornya dikompetisi tertinggi di Indonesia. PSS Sleman kembali menunjukkan tajinya setelah berhasil menembus babak semifinal piala menpora 2021.

Meski begitu, ada hal yang unik dengan klub ini. PSS Sleman kerap diidentikan dengan elang jawa. Mulai dari slogan, maskot, dan ikonik stadion seluruhnya mengggunakan spesies elang endemik pulau jawa ini.

PSS Sleman dijuluki super elang jawa. Selain karena merupakan daerah yang ditempati habitat elang jawa, PSS juga memiliki filosofi bermain seperti Elja. Kuat dan tanggung mencabik-cabik jantung pertahanan lawannya.

Itulah makna di balik simbol hewan pada club sepakbola Indonesia yang kali ini lolos pada Piala Menpora 2021, semoga menambah wawasan kita semua!

KLIK INI:  Betapa Repotnya Beradaptasi dengan Toilet Amerika