Menikmati Kopi dan Pameran Seni Rupa di Steya Coffee dalam Nuansa Klasik

Klikhijau.com- Sudah tiga bulan berselang, sejak periode Agustus 2025 Steya Coffee menjadi titik kumpulnya para seniman perupa Makassar. Suasana yang jauh dari kebisingan, tapi dekat dengan alunan mus...

Menikmati Kopi dan Pameran Seni Rupa di Steya Coffee dalam Nuansa Klasik
Bacakan Artikel

Klikhijau.com- Sudah tiga bulan berselang, sejak periode Agustus 2025 Steya Coffee menjadi titik kumpulnya para seniman perupa Makassar. Suasana yang jauh dari kebisingan, tapi dekat dengan alunan musik jadul yang muncul dari kaset piringan hitam selalu memantik waktu.

“STEYA COFFEE” sebuah warung kopi bernuansa vintage dengan sentuhan klasik tempo dulu beralamat di Kompleks Permata Hijau Permai, Makassar, menjadi ruang pertemuan baru bagi Seniman Seni Rupa Makassar.

Berbagai ornamen lawas turut menghiasi ruang dalam dan teras, serta aroma kopi yang menguatkan suasana tradisi. Steya Coffee seolah menyatukan masa lalu dan masa kini dalam satu tarikan napas, menjadikan tempat ini menarik sebagai ajang pameran seni rupa dan forum bedah karya yang digelar Makassar Art Initiative Movement (MAIM).

Kegiatan pameran kali ini telah berlangsung sejak Minggu, 23 hingga 30 Nopember 2025 dengan menghadirkan sejumlah karya Seniman perupa MAIM. Tidak seperti pameran pada umumnya yang digelar di ruang galeri, atau ruang pameran lainnya, MAIM secara sengaja memindahkan panggung apresiasi ke ruang publik yang dekat dengan aktivitas warga.

[irp]

Menurut Ahmad Fauzi salah seorang anggota Makassar Art Initiative Movement (MAIM) ,konsep itu dipilih untuk membuka akses lebih luas kepada masyarakat yang selama ini mungkin saja merasa jauh dari ruang seni.

“Biasanya pameran itu berlangsung di galeri. Kali ini kami hadirkan di ruang publik agar pembahasan tentang seni bisa dijangkau siapa saja,” ujarnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: